Angkasa Pura 2

3 Bulan Rugi Rp11,5 Triliun, Tigerair Istirahatkan 8 Pesawat

KokpitTuesday, 6 May 2014

SINGAPURA (beritatrans.com) – Maskapai penerbangan Tigerair memutuskan mengistirahatkan delapan pesawat dan memotong jadwal penerbangan yang dinilai merugikan.

Kepada pers, CEO Tigerair, Koay Peng Yen, mengemukakan aksi korporasi itu ditempuh untuk menghindari kerugian besar yang tidak terduga akibat babak-belur dalam kompetisi begitu sengit.

Persaingan yang ketat di dunia penerbangan Asia Tenggara, membuat Tiger terjerembab dalam kerugian terbesar sejak maskapai ini berdiri (Oktober 2003). Tiger bakal memparkir 15 persen pesawatnya hingga Maret tahun depan.

Keputusan memangkas jumlah penerbangannya itu dilakukan sekitar dua bulan silam setelah pesanan sembilan pesawat dengan satu jalur gang dibatalkan, yang mestinya sudah tiba di Singapura pada tahun ini dan tahun depan.

Koay Peng Yen mengemukakan memang terlalu banyak penerbangan yang berebut pasar di Asia Tenggara sehingga tak kuasa memenuhi jumlah kursi penumpang. Tiger mengirim laporan keuangannya kepada media, tulis The Straits Times, Sabtu (3/5/2014)..

Kerugian yang diderita Tiger mencapai S$ 223 juta (Rp11,522 triliun) pada kuartal pertama tahun ini (31 Maret 2014), dibanding hanya S$ 4,5 juta bulan sebelumnya. Kinerja keuangan atas kerja sama Tiger dengan pihak Indonesia dan Filipina juga tak menggembirakan. (korrie).