Angkasa Pura 2

Pembangunan Pelabuhan Pantai Kijing Memasuki Tahap Studi Kelayakan

DermagaRabu, 21 Mei 2014
IMG-20140520-00487

JAKARTA  (beritatrans.com) — Pembangunan Pelabuhan Samudera bertaraf internasional (international deep sea port) Pantai Kijing,  Kalimantan Barat sudah sangat mendesak. Pasalnya, kapasitas pelabuhan cabang Pontianak saat ini sudah sulit  dikembangkan  untuk mengantisipasi pertumbuhan arus barang di daerah itu yang terus meningkat.

General Manager (GM) Pelindo II Cabang Pontianak, Sebulon Butarbutar, awal pekan ini mengatakan,  Pelindo II saat ini sudah menunjuk konsultan asal Inggeris ‘British Maritime Technology’ (BMT) untuk melakukan studi kelayakan pembangunan Pelabuhan Samudera Pantai Kijing, ±90 km arah utara dari Pontianak. Studi kelayakan ini diharapkan selesai tahun ini.

Sebulon mengatakan, pertumbukan arus barang di Pontianak terus meningkat seperti arus petikemas tumbuh ±10 persen. Selain itu sekarang ini muncul usaha tambang baru seperti tambang bauxit di Tayan dekat Pantai Kijing dan barang curah seperti CPO dan turunannya termasuk  karet yang  terus meningkat.

Sementara, pengembangan Pelabuhan Cabang  Pontianak sebagai pelabuhan sungai  secara geografis punya keterbatasan. Misalnya kedalaman alur mau pun kolam terbatas karena sedimentasi cukup tinggi, kata Butarbutar.

IMG-20140519-00484

Arus Petikemas Naik

Ditanya produktifitas Pelabuhan Pontianak, Sebulon mengatakan arus petikemas melalui Pelabuhan Pontianak, Kalbar tahun 2013 mampu menembus angka 203.500 Teus atau naik 16.500 Teus dibanding tahun sebelumnya. Sedang 2014,  sampai Maret 58.089 Teus.

Dia mengatakan, lonjakan  throughput petikemas ini sebagai  dampak positif dari adanya penambahan alat  bongkar-muat dan penataan sistem operasional yang mengarah pada dedicated terminal  serta adanya semacam kontrak dermaga pada pelayaran (sistem window).

Dampak positif dari penataan kegiatan operasional ini menjadikan waiting time (kapal menunggu untuk  masuk dermaga) dulu mencapai 7 hari sekarang zero dan lamanya kapal bongkar muat (berthing time) dulu 5 hari kini hanya 2 hari.

Arus barang nonpetikemas 2013 sebanyak 7.147.914 ton. Sementara 2014 sampai Maret 1.998.147 ton.  Sementara arus kunjungan kapal selama 2013 tercatat 5.493 unit atau 8.457.274 gross ton. Untuk 2014 sampai Maret 1.241 unit atau 2.241.991 gross ton. Penumpang embarkasi/debarkasi 2013 tercatat 368.436 orang dan Tahun 2014 sampai Maret 58.779 orang.

Fasilitas Pelabuhan Pontianak lapangan penumpukan  petikemas isi 9,8 ha, lapangan penumpukan petikemas kosong 2.6 ha, kolam pelabuhan 4,4 ha , total dermaga 1007 meter dan gedung terminal penumpang dengan kapasitas 648 orang,  parkir 100 mobil serta 300 motor.

Fasilias peralatan quay container crane (qcc) 2 unit, forklift 4 ,head truck 6, terminal tractor 9, tronton 4, chassis 21, side loader 5, reach stacker 4, jib crane 2, rail mounted gantry crane (RMGC) 4 dan road truck 4 unit.  Dalam waktu dekat ini akan ditambah 2 unit RMGC. (wilam)