Angkasa Pura 2

Guna Atasi Kemacetan, Pemkot Bekasi Inisiasi Jalan Alteri Baru

KoridorKamis, 22 Mei 2014
Bekasi-Selatan

BEKASI (beritatrans.com) — Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menginisiasi pembukaan jalan arteri baru yang menghubungkan Kranji dengan Mekarsari guna mengatasi kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman.

“Rencana ini komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menyelesaikan 19 titik kemacetan yang ada di Kota Bekasi secara bertahap,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Bekasi, Rabu (21/5/2014).

Menurut dia, kehadiran jalan arteri baru akan memecah beban kepadatan kendaraan di ruas jalan nasional yang saat ini terhubung dengan titik-titik kemacetan.

Sebagaimana diketahui, Jalan Jenderal Sudirman salah satu titik kemacetan terparah di Kota Bekasi, tepatnya di persimpangan Kranji depan Stasiun Kranji, Pasar Kranji dan juga di depan Grand Mal Bekasi.

Pepen, sapaan akrab Rahmat Efendi, menegaskan, kemacetan di lokasi tersebut coba dipecah dengan membuka jalan arteri di dekat jalan layang Kranji yang nantinya akan terhubung hingga Mekarsari, dekat Stasiun Kota Bekasi sejauh 2 kilometer.

Lokasi yang renacannya akan dijadikan jalan alteri tersebut milik Pengairan. Pemerintah Kota Bekasi nantinya menggunakan lahan ini melalui perjanjian kerja sama. Idealnya, jalan arteri ini terbangun dengan lebar tujuh meter belum termasuk trotoar.

“Bila jalan arteri ini terealisasi pembangunannya, kehadirannya bisa terkoneksi juga dengan Jalan Pejuang sehingga bisa turut memecahkan kemacetan di lokasi tersebut. Ada sejumlah pembukaan jalan arteri lain yang juga kami persiapkan dan akan terkoneksi satu sama lain,” katanya.

Pepen menambahkan pihaknya sudah menugaskan Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi untuk mulai menyusun “Detailed Engineering Design” yang pendanaan pembangunan jalannya diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat. (machda/risma)

loading...