Angkasa Pura 2

Lion Rampungkan Pusat Perawatan Pesawat di Batam

KokpitJumat, 23 Mei 2014
hanggar lion

BATAM (beritatrans.com) – Perusahaan penerbangan Lion Group segera merampungkan pembangunan pusat perawatan pesawat (maintenance repair overhuld/MRO) kedua di Komplek Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Berdasarkan Informasi dari Lion Group, saat ini MRO kedua masuk tahap penyempurnaan, kemungkinan akan beroperasi Juni nanti,” kata Kepala Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suprasetyo di Batam, Kamis (22/5/2014).

MRO pertama Lion Group diresmikan Rusdi Kirana yang saat itu menjabat Presiden Direktur pada awal Februari 2014 beserta sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan RI.

Satu hanggar milik Lion Grup, katanya, mampu untuk menampung enam pesawat jenis Boeing 737, Airbus A320 atau dua pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 747-400.

“Jika MRO kedua selesai, maka seluruh fasilitas tersebut akan mampu menampung 12 pesawat Boeing seri 737 pada saat bersamaan untuk menjalani perawatan,” kata Suprasetyo.

Menurut dia, sesuai rencana Lion Air akan membangun empat unit MRO dengan masing-masing unit terdiri dari dua hanggar. Jika terealisasi, maka total armada pesawat yang mampu diakomodasi hingga 48 pesawat tipe boeing 737.

Jika fasilitas tersebut selesai, tambahnya, kepadatan penerbangan di Hang Nadim Batam dipastikan akan meningkat signifikan. Dengan begitu, mulai akhir Mei ini bandara dibuka 24 jam. Kami akan atur agar pesawat yang mau jalani perawatan tiba pada malam hari dan tidak mengganggu jadwal penerbangan reguler.

Pada pekan keempat, Mei 2014, otoritas Hang Nadim akan membuka bandara tersebut 24 jam setelah sejumlah maskapai berminat membuka penerbangan malam hari dari Batam.

Direktur PTSP dan Humas BP Batam Dwi Djoko Wiwoho mengatakan pembangunan fasilitas tersebut akan terus dilakukan hingga 2016.

“Jika semua selesai akan membutuhkan tambahan tenaga kerja hingga 2.000 orang. Sebanyak 1.400 tenaga kerja diantaranya akan diserap untuk workshop mesin dan komponen,” kata Djoko.(machda/santi)

loading...