Angkasa Pura 2

Wamenhub: Tiap 5 Menit Terjadi Kecelakaan Motor

OtomotifMinggu, 25 Mei 2014
pabrik motor honda

JAKARTA (beritatrans.com) Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantoro mengaku, penjualan sepeda motor di Indonesia terus tumbuh setiap tahunnya. Namun seiring dengan itu, jumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor pun terrus terjadi.

“Kecelakaan di Indonesia terjadi setiap lima menit. Kematian akibat kecelakaan lalu lintas terjadi setiap 20 menit. Untuk itu telah dan sedang dilakukan berbagai upaya untuk menurunkan kecelakaan dan tingkat fatalitasnya melalui program Decade of Action for Road Safety,” katanya dalam siaran pers terkait pertemuan International Transport Forum (ITF) Annual Summit 2014 di Leipzig, Jerman, Sabtu (24/5/2014).

Menurut Bambang, rasio kepemilikan kendaraan beroda dua di Indonesia saat ini adalah satu sepeda motor untuk empat orang. Ada sejumlah alasan mengapa fenomena tersebut terjadi.

Dia menyebutkan, pertama harga sepeda motor murah dan mudah didapatkan. Kedua, transportasi publik belum termasuk dalam perencanaan tata ruang, sehingga sepeda motor dianggap sebagai alternatif untuk menurunkan kemacetan lalu lintas. Ketiga, Dealer dan institusi finansial memberikan skema kredit yang terjangkau untuk memiliki sepeda motor.

Bambang menegaskan, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Diantaranya, kampanye etika mengendarai sepeda motor, bekerja sama dengan manufaktur sepeda motor untuk mencari terobosan penurunan angka kecelakaan lalu lintas.

Di samping itu, tambah Bambang, Kemenhub juga melakukan sosialisasi safety riding, didukung oleh komunitas sepeda motor dan korporat. Lalu, Meningkatkan partisipasi publik dalam mematuhi aturan tata cara berlalu lintas dan menciptakan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan. (machda/risma)

  • Caecil H Moerti

    Kampanye safety riding? apakah itu mudah? Perilaku tidak aman di jalan raya sudah menjadi warisan turun temurun. fungsi penegakan kedisiplinan di jalan raya hampir bisa dikatakan belum ada, karena masih begitu banyaknya pelanggaran, dan tanpa sanksi. Indonesia gitu lho.. “motor gua gimana gua dong..” itu kan prinsipnya

  • Caecil H Moerti

    Kemudahan mendapatkan SIM, apakah itu bukan salah satu pemicunya? mengapa bisa seperti itu? Begitu banyak anak berseragam putih biru (celana pendek) berkeliaran dengan motor. TIdak hanya cukup bisa naik motor, tapi bisa mengendalikan, tapi memiliki situational awareness tinggi, relfek yang baik dsb.. Di sini kan yg penting bisa gas-rem-gas-rem sudah bisa dapet SIM…