Angkasa Pura 2

Bandara Hasanuddin Targetkan 7-14 Juta Penumpang 2015

BandaraSenin, 26 Mei 2014
bandarahasanuddin1

JAKARTA (beritatrans.com) – General Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Rachma Syafrie  memproyeksikan perkembangan dan pertumbuhan penumpang yang melalui bandara cukup tinggi dengan jumlah penumpang mencapai 8,5 juta sementara kapasitas terminal hanya 7 juta.

Karena itu, manajemen Angkasa Pura I sudah menetapkan mengembangkan teminal baru dengan kapasitas 7 juta sehingga bisa menampung 14 juta penumpang per tahun, dimana dalam pelaksanaan pembangunan bisa beroperasi tahun 2015.

Sehubunbgan dengan hal itu, PT Angkasa Pura I (Persero) menganggarkan sebesar Rp2,4 triliun disiapkan guna meningkatkan kapasitas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menjadi 30 juta penumpang per tahun.

Menurut Rachman, pergerakan penumpang pesawat yang melalui bandara itu mencapai 9,6 juta orang, sepanjang tahun lalu. Jumlah tersebut melewati kapasitas bandara yang hanya mampu sebanyak 7,5 juta penumpang per tahun.

“Nantinya proses pengembangan dimulai dengan pembebasan lahan yang masuk dalam rencana pembangunan dengan anggaran Rp478 miliar dan bakal dilanjutkan dengan kontruksi perluasan terminal dengan anggaran Rp2 triliun,” kata dia.

Dikatakan, pengembangan tersebut adalah tahap awal dari perencanaan perseroan mengembangkan Hasanuddin dengan menerapkan konsep airport city.

“Bandara ini sebenarnya sudah over capacity, dan kami targetkan konstruksi pengembangan terminal maupun fasilitas lainnya sudah bisa di-ground breaking tahun ini juga dan diperkirakan selesai 2017. Kami sudah siapkan dana sekitar Rp2,4 triliun,” ucapnya.

Data AP I Bandara Sultan Hasanuddin menyebutkan, pada 2013 pergerakan penumpang pesawat tumbuh hingga 12,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya 8,5 juta penumpang.

Di samping penumpang, pergerakan pesawat di bandara hasanuddin mengalami peningkatan 13 persen. Tahun 2013 tercatat 94. 759 pergerakan pesawat, sedangakn di tahun 2012 lalu pergerakan pesawat hanya 82.870.

Adapun pada tahun ini, perseroan mengestimasi pertumbuhan penumpang bakal mencapai 16% atau menjadi 11,2 juta orang, diikuti pergerakan pesawat udara yang mencapai 105.000 pergerakan.

“Dengan kondisi tersebut, perluasan terminal bandara bakal menjadi prioritas perseroan agar kapasitas bandara tidak crowded meski pertumbuhan penumpang terus meningkat dua digit tiap tahunnya,” tandasnya.(machda/awe)