Angkasa Pura 2

Lembaga Pendidikan di BPSDM Perhubungan Hasilkan 196.636‎ Lulusan Tahun 2013

DermagaSenin, 26 Mei 2014
STIP-1

JAKARTA (beritatrans.com) — Anggota Komisi V DPR-RI mengunjungi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Sekolah Tinggi Transportasi Darat, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Tangerang (BP2IP) Tangerang.

Saat menyambut kedatangan wakil rakyat tersebut, Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan, Santoso Edi Wibowo menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pimpinan dan anggota Komisi V DPR-RI yang telah mendukung dan memperjuangkan alokasi anggaran Program Pembangunan SDM di Bidang Transportasi.

“Dengan perkembangan alokasi anggaran yang sangat signifikan yaitu dari hanya sebesar Rp817 miliar pada tahun 2007 menjadi sebesar Rp2,825 triliun pada tahun 2014,” tutur Edim.

Melalui anggaran tersebut, dia menjelaskan dibangun dan dikembangan kampus-kampus yang ada dan kampus baru, sehingga menjadi kampus modern dengan fasilitas sarana dan prasarana diklat yang memenuhi standar nasional maupun internasional.

STIP

“Dan telah menunjukan hasil yang sangat positif bagi peningkatan kuantitas dan kualitas SDM Transportasi secara merata di seluruh Indonesia, sesuai dengan amanat Undang-Undang di bidang Transportasi dan Peraturan Pemerintah Nomor 51 tahun 2012 tentang SDM Transportasi,” ujarnya.

Pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana tersebut telah menghasilkan peningkatan lulusan pendidikan dan pelatihan yang cukup tinggi, yaitu dari 64.936 orang pada tahun 2007 meningkat menjadi 196.636 orang pada tahun 2013.

STIP
Sementara itu, lulusan yang dihasilkan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta hingga tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 7304 taruna, terdiri jurusan Nautika 3183, Teknika 2824, dan KALK 1297 taruna. Selain itu, saat ini STIP memiliki mahasiswa aktif sebanyak 2020 taruna, terdiri dari 881 taruna jurusan Nautika, 792 taruna jurusan Teknika dan KALK 347 taruna.

Sesuai prediksi BIMCO hingga September, terdapat tenaga kerja yang bekerja di luar negeri, antara lain pelaut 125.000, rating 225.000. Sedangkan tenaga kerja yang bekerja khusus di kapal niaga, 15.906 perwira dan 61.821 rating.

Di sisi lain, permintaan tenaga-tenaga tersebut prediksi hingga tahun 2015 di dunia dibutuhkan, 1.523.440 pelaut. Dari jumlah itu, hanya 1.454.199 pelaut yang sudah terpenuhi sehingga masih kekurangan atau masih ada kesempatan 69.241 pelaut lagi yang masih kosong. Sedangkan prediksi hingga 2020, dibutuhkan 1.593.198 pelaut, sudah terpenuhi 1.555.281 pelaut dan masih kosong 37.917 pelaut.(advetorial).

loading...