Angkasa Pura 2

Organda Memprediksi Pemudik Lebaran 2014 Capai 18,45 Juta

KoridorSelasa, 3 Juni 2014
pemudik lebaran

JAKARTA (beritatrans.com) — Organisasi Angkutan Darat (Organda) Pusat memperkirakan jumlah penumpang angkutan mudik Lebaran 2014 meningkat pesat. Akan mencapai 18,45 juta orang, naik dari tahun lalu sebanyak 17,53 juta orang.

“Jumlah penumpang untuk angkutan jalan diprediksi mencapai 5,8 juta orang. Sementara, angkutan sungai danau dan penyeberangan (ASDP) 3,54 juta orang. Untuk angkatan kereta api sebanyak 3,43 juta orang,” kata Umum Ketua Dewan Pengurus Pusat Organda, Eka Sari Lorena di Jakarta, Selasa (3/6/2014).

Eka Sari Lorena

Eka Sari menambahkan, jumlah penumpang untuk angkutan laut diperkirakan sebanyak 1,57 juta orang. Sedangkan angkutan udara sebanyak 4,10 juta penumpang.

Menurutnya, penambahan jumlah penumpang ini karena ekonomi kita bertumbuh dan mendorong peningkatan kelas masyarakat, dari kelas menengah menjadi kelas atas.

Organda Kerahkan 43.000 Armada
Di sisi lain, untuk masa lebaran ini Dewan Pengurus Pusat Organda menyiapkan 43.000 ribu armada bus untuk melayani masyarakat yang akan mudik pada musim Lebaran tahun ini. Hal ini sebagai langkah antisipatif membludaknya jumlah pemudik.

“Ini signifikan, karena tahun lalu hanya 37.000 yang disediakan. Jumlah angkutan darat yang disediakan terdiri dari 23.000 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 16.000 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), dan tambahan 4.000 bus pariwisata,” jelasnya.

Menurut Eka, angkutan darat memiliki peran besar memobilisasi penumpang dan barat sebesar 84-90 persen. Bahkan, jumlah ini akan meningkat mulai 25 Juli sampai 5 Agustus 2014.

“Saat itu musimnya angkutan barang untuk suplai logistik untuk Bulan Puasa dan Lebaran. Selanjutnya, pada H-7 dan H+7 mobilisasi penumpang menjadi puncaknya,” ujarnya.

Naik 900.000 Orang
Dia mengemukakan, berdasarkan data Organda, terjadi peningkatan kurang lebih 900 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Dia menuturkan, jumlah tersebut terbagi ke lima jenis moda transportasi, yaitu angkutan jalan raya, angkutan sungai dan penyeberangan, angkutan kereta api, angkutan laut, dan angkutan udara.

“Sedangkan angkutan jalan raya masih akan menjadi primadona di mudik Lebaran kali ini, seperti di tahun-tahun sebelumnya. Organda memprediksi 5,8 juta pemudik yang akan menggunakan moda transportasi itu,” ujarnya.

Jumlah penggunaan kendaraan pribadi, tambah dia, diprediksi juga akan meningkat. Sebanyak 1,7 juta mobil pribadi dan 2,3 juta sepeda motor disinyalir bakal memenuhi jalan raya.

“Angkutan yang paling mendominasi sistem transportasi Indonesia. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menurunkan masifnya penggunaan kendaraan pribadi pada musim mudik Lebaran nanti,” tegas Eka.(machda/leny)