Angkasa Pura 2

Kemenhub Geber Double – Double Track KA Manggarai – Cikarang

EmplasemenMinggu, 15 Juni 2014
tabloid berita trans edisi 15 hal 1(2)_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan menggeber pembangunan  proyek dua jalur ganda (double-double track)  KA lintas Manggarai, Jakarta, hingga Cikarang, Kabupaten Bekasi.

    Direktur Prasarana Perkeretaapian Ditjen Perkeretaapian Arief Heryanto mengungkapkan saat ini sejumlah pekerjaan fisik tengah dikerjakan, termasuk membangun Stasiun KA Tambun, Cibitung, dan Cikarang.

     “Di perlintasan sebidang Stasiun Tambun akan dibangun underpass. Setelah underpasa dibangun, maka perlintasan sebidang eksisting akan ditutup,” ungkapnya kepada beritatrans.com, Minggu (15/6/2014).

   Pada koridor Stasiun Bekasi – Stasiun Cikarang, tidak dibangun double-double track, tetapi hanya pembangunan elektrifikasi untuk mendukung operasional KRL komuter. Jalur baru kereta hanya dibangun di koridor Manggarai – Stasiun Bekasi.

      “Meski demikian, nantinya KRL komuter akan beroperasi di koridor Jakarta hingga Cikarang. Dengan demikian, double-double track ini diharapkan akan memigrasikan pengguna kendaraan pribadi ke kereta. Dengan penambahan jalur, maka frekwensi dan daya angkut kereta akan jauh lebih besar lagi. Kami menargetkan proyek ini selesai pada tahun 2016,” jelasnya.

    Secara paralel, dia mengutarakan Kementerian Perhubungan juga membangun Stasiun Manggarai sebagai sentra seluruh kereta, termasuk untuk KA bandara. “Stasiun Jatinegara juga akan dibangun agar kapasitasnya bisa lebih besar lagi menampung pergerakan kereta dan mobilitas penumpang,” ujarnya.

     Mengenai pembiayaan untuk pembangunan megaproyek itu, Arief mengemukakan  berasal dari sukuk negara berbasis proyek (SBSN PBS). “Proyek jalur ganda Manggarai-Jatinegara kita perlu Rp2,44 triliun; jalur Jatinegara-Bekasi kita perlu Rp1,46 triliun; Bekasi-Cikarang perlu Rp2,5 triliun. Jadi, total semua Rp6,4 triliun,” jelasnya.    

    Beritatrans.com mencatat Kementerian Perhubungan mendapatkan pembiayaan pembangunan jalur ganda Manggarai-Bekasi senilai Rp626 miliar dari penerbitan sukuk negara seri PBS untuk tahun anggaran 2014. Dibutuhkan Rp1,22 triliun untuk jalur Manggarai-Jatinegara pada tahun 2015.

    Leon mengatakan proyek dua jalur ganda Manggarai-Jatinegara akan menggunakan jalur layang dengan jalur di sisi utara akan dikerjakan untuk tahap pertama.

     Kementerian Perhubungan membagi proyek pembangunan dua jalur ganda Manggarai-Bekasi dalam dua paket, yaitu paket A untuk konstruksi Manggarai-Jatinegara dan paket B untuk konstruksi jalur ganda Jatinegara-Bekasi.(leny/aw).