Angkasa Pura 2

Tarif Transportasi Lebaran di Bengkulu Naik 30 Persen

KoridorSelasa, 17 Juni 2014
arus balik

BENGKULU (beritatrans.com) — Dinas Perhubungan dan Komunikasi Provinsi Bengkulu berencana hanya mengakomodir kenaikan harga jasa transportasi lebaran yakni 30 persen dari harga normal pada mudik lebaran 2014.

“Kenaikan berkisar dari 20 sampai 30 persen, memang belum ditetapkan, namun akan ditetapkan diangka itu,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Budi Djatmiko, di Bengkulu, Senin (16/6/2014).

Menurut dia, kenaikan harga jasa transportasi yang terlalu tinggi memang mengakomodasi permintaan pengusaha yang bergerak di bidang itu, tetapi kenaikan tersebut akan memberatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran.

“Organisasi Angkutan Darat (Organda) di Bengkulu menginginkan kenaikan 50 persen, kita akan bicarakan lagi dengan mereka, beberapa hari ke depan pelaku usaha transportasi darat di Bengkulu akan kita undang untuk membicarakan ini,” kata dia, seperti dilansir Antara.

Selain berkoordinasi tentang kenaikan harga tiket lebaran, Budi mengatakan, pihaknya juga akan membicarakan kesiapan kendaraan yang akan beroperasi selama arus mudik dan arus balik.

“Kita akan memeriksa kondisi bus dan travel yang akan beroperasi, baik angkutan kota dalam provinsi (AKDP) maupun angkutan kota antar provinsi (AKAP), apakah laik jalan atau tidak,” katanya.

Pihaknya akan memberlakukan aturan ketat untuk izin mobil transportasi lebaran demi menekan kecelakaan yang bahkan menyebabkan kematian penumpang oleh karena kendaraan ternyata tidak laik operasi.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Bengkulu mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyiagakan kendaraan alat berat di jalan jalur lintas rawan bencana daerah itu selama arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah.

“Ada beberapa jalan dari Bengkulu menuju jalur lintas tengah Pulau Sumatera yang rawan longsor, ini menjadi perhatian kita, selama arus mudik dan arus balik kita berupaya tidak ada kendala jalur transportasi,” ucapnya.(machda)