Angkasa Pura 2

ASDP Kupang Buka Kembali Pelayaran ke Baa

DermagaSenin, 23 Juni 2014
Kmp. Sirung 1

KUPANG (beritatrans.com) Manajemen PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Fery Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur, besok (23/6) membuka kembali pelayaran menuju Ba’a Kabupaten Rote Ndao karena pergerakan gelombang ke wilayah itu sudah normal.

“Mulai besok 23 Juni 2014 pukul 06.00 Wita ASDP membuka lagi rute pelayaran Kupang-Ba’a Kabupaten Rote Ndao, Kupang-Sabu Raijua-Waingapu Pulau Sumba pukul 14.00 WITA, setelah ada informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika setempat bahwa cuaca di perairan itu sudah normal,” kata General Manejer (GM) ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang, Arnol Janssen melalui pesan singkat di Kupang, Minggu (22/6/2014).

Untuk lintasan menuju Waibalun Kabupaten Flores Timur dan lintasan menuju Kalabahi Kabupaten Alor dan Aimere di Kabupaten Ngada yang menghubungkan Pulau Sumba tetap dilayari kapal Fery seperti biasa.

Dia mengatakan, meskipun lintasan lainnya itu dibuka lagi, pihak PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Indonesia Fery Cabang Kupang tetap meminta navigator yang mengendalikan armada kapal Fery untuk lebih waspada karena pergerakan gelombang pada lintasan itu sewaktu-waktu berubah dari normal menjadi ekstrem, seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan, cuaca ekstrem berupa tinggi gelombang itu dipicu oleh tekanan rendah yang terbentuk di perairan Laut Timor antara wilayah Nusa Tenggara Timur dan Australia.

Ia mengatakan, tekanan rendah memicu kecepatan angin antara 20-30 kilometer per jam serta tinggi gelombang antara 2,5 sampai 4 meter terjadi di Laut Sawu, perairan selatan Kupang hingga Rote dan Laut Timor.

“Kondisi ini menjadi rujukan manajemen untuk tidak mengoperasionalkan kapal-kapal motor penyeberangan ke wilayah perairan yang ektrem,” katanya.

Ia menjelaskan, peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan adanya angin kencang, serta gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan NTT, menjadi acuan ASDP untuk menghentikan pelayaran ke wilayah tersebut.(machda)

loading...