Angkasa Pura 2

PT KAI Optimalkan Jasa Kereta Barang

EmplasemenKamis, 3 Juli 2014
kereta barang

BOGOR (beritatrans.com) – Perusahaan plat merah angkutan massal, PT Kereta Api Indonesia akan terus mengembangkan jasa kereta pengangkut barang. Namun KAI juga makin meningkatkan layanan kereta penumpang yang selama ini menjadi bisnis inti perusahaan itu.

“Apalagi jika melalui jasa angkutan barang ini harganya kompetitif, seperti kerja sama yang kita jalin dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa (Tbk) untuk mengangkut semen,” kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Ignasius Jonan di Stasiun KA Nambo, Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/7/2014).

Pernyataan Dirut KAI itu dikemukakan usai bersama Dirut PT Indocement Christian Kartawijaya meresmikan pengiriman semen dari Stasiun Nambo dengan relasi tujuan Stasiun Banyuwangi Baru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Menurut dia, lima tahun terakhir permintaan jasa kereta barang terus mengalami peningkatan. Pengiriman semen produksi Indocement dengan relasi tujuan Nambo ke Banyuwangi ini, adalah yang terbesar ketiga di Indonesia, setelah jasa kereta barang PT KAI dimanfaatkan oleh PT Bukit Asam untuk mengangkut batubara di Sumatera.

Jonan menambahkan, selain karena ada harga kompetitif dari pengguna jasa, juga membantu mengurangi kepadatan angkutan truk melalui jalan raya. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang akan mengoptimalkan jasa kereta api.

Dirut Indocement Christian Kartawijaya menyatakan terima kasih atas kerja sama dengan PT KAI dan PT KALOG untuk pengiriman semen dengan menggunakan moda transportasi kereta api.

Ia menjelaskan, sejak 2012 pihaknya mulai melakukan pengiriman semen dengan KA dari Stasiun Arjawinangun, Cirebon, Jabar ke Purwokerta, Jateng.

Saat ini, sudah ada tiga rangkaian KA mengangkut semen setiap hari dari Arjawinangun untuk beberapa tujuan di Jateng. Pada pertengahan 2013 berkembang pengiriman semen ke tujuan Jateng dan Jatim dari Stasiun Nambo, Citeureup.

Saat ini ada tiga rangkaian KA mengangkut semen setiap haridari Stasiun Nambo, yakni dua rangkaian ke Stasiun Kalimas-Surabaya, Jatim, dan satu rangkaian ke Stasiun Prambanan, Yogyakarta.

“Ke depannnya kami berencana menambah dua rangkaian lagi setelah penambahan rangkaian Banyuwangi ini, yaitu Stasiun Cisaat, Sukabumi, Jabar. Jadi, total rangkaian dari Stasiun Nambo dalam dua bulan ke depan menjadi enam perjalanan KA per hari,” tuturnya.

“Pengiriman semen dengan kereta api dari Stasiun Arjawinangun dan Nambo saat ini sudah mencapai 4.300 ton per hari atau hampir 1,5 juta ton per tahun,” ujarnya.(machda)