Angkasa Pura 2

Penumpang KA Purwokerto Gembira

Tarif KA Ekonomi Bersubsidi Batal Naik

EmplasemenSelasa, 8 Juli 2014
???????????????????????????????

PURWOKERTO (beritatrans.com) — Penumpang kereta api di Purwokerto gembira karena ternyata tarif ekonomi bersubsidi batal naik. Seperti diberitakan sebeluknya, mulai 1 September tarif KA Ekonomi akan naik.

Kepastian tidak naiknya tarif ekonomi tersebut dilontarkan Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto, Surono di Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (8/7/2014).

Menurut dia, PT Kereta Api Indonesia membatalkan rencana kenaikan tarif KA ekonomi jarak jauh dan sedang yang mendapatkan subsidi dari pemerintah melalui fasilitas “Public Service Obligation/PSO”.

“Awalnya, KA ekonomi yang mendapat fasilitas PSO akan kembali menggunakan tarif normal atau nonsubsidi mulai 1 September 2014,” kata Surono.

Dia mengatakan, PT KAI telah mendapat “lampu hijau” tentang subsidi PSO bagi angkutan kereta api yang akan tetap dikucurkan sesuai pagu anggaran PSO tahun 2014 dari Kementerian Keuangan.

Surono menjelaskan, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan telah memberikan konfirmasi kepada Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan bahwa besaran dana PSO untuk tahun 2014 bagi PT KAI tetap akan diberikan sesuai kontrak PSO tahun 2014 sebesar Rp1,2 triliun.

“Dengan akan dipenuhinya anggaran PSO tahun 2014 untuk angkutan kereta api tersebut, lanjut dia, PT KAI membatalkan rencana pemberlakuan tarif normal (nonsubsidi) untuk KA ekonomi PSO per 1 September 2014,” ujarnya.

Karena itu, tambahnya, tidak jadi ada perubahan tarif, KA ekonomi PSO tetap akan menggunakan tarif subsidi sampai akhir tahun ini.

Selain itu, PT KAI akan mengembalikan selisih tarif kepada calon penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket untuk keberangkatan mulai 1 September 2014 dengan harga yang lebih lebih tinggi karena menggunakan tarif nonsubsidi. Jadi, selisih tarif tersebut akan dikembalikan penuh tanpa ada potongan biaya oleh PT KAI.

Ia mengatakan, pengembalian selisih tarif tersebut dapat dilakukan oleh penumpang di stasiun keberangkatan maupun di stasiun tujuan.

“Penumpang harus menyerahkan tiketnya di loket stasiun keberangkatan atau stasiun tujuan agar memperoleh pengembalian selisih tarif. Batas waktu pengembalian selisih bea adalah 1×24 jam dihitung sejak jam kedatangan KA di stasiun tujuan,” ucapnya.(machda)