Angkasa Pura 2

BPJS Ketenagakerjaan Simpan Dana Tak Bertuan Rp1,4 Triliun

SDMRabu, 16 Juli 2014
images(11)

JAKARTA (beritatrans.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyebutkan masih menyimpan dana tak bertuan dari peserta sebesar Rp1,4 triliun. Hal tersebut didapatkan dari akumulasi perhitungan peserta PT Jamsostek.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Junaedi mengatakan, meski pada 2014 telah resmi bertransformasi. Namun, pendistribusian dana tak bertuan masih sulit, lantaran masih ada yang belum melakukan klaim.

“Mereka belum ngajukan klaim dananya ada Rp 1,4 triliun. Itu dana yang belum diambil,” kata Junaidi seperti dirilis okezone.com, Selasa (15/7/2014).

Junaidi menjelaskan, sulitnya mencairkan dana tak bertuan ini banyak penyebabnya. Salah satunya adalah pindahnya peserta ke perusahaan yang baru, bahkan ada yang meninggal dunia.

Tidak hanya itu, dalam mencairkan dana tak bertuan ini, BPJS Ketenagakerjaan sendiri telah melakukan berbagai upaya, seperti menginformasikan melalui media sosial, dan media lokal. Adapun upaya mendatangi langsung alamat peserta terdaftar.

Lanjut Junaidi, dana tak bertuan senilai Rp1,4 triliun ini terdiri dari satu juta peserta. Adapun, langkah yang akan diambil BPJS Ketenagakerjaan adalah ingin menitipkan dana tersebut kepada Balai Peninitipan Lelang, akan tetapi hal tersebut tidak dapat dilakukan.

“Kita alihkan ke Balai Penitipan Lelang. Pandangan MA nggak boleh. Karena Balai Penitipan Lelang hanya untuk yang betul-betul sudah nggak jalas,” pungkasnya. (leny)

← Artikel Sebelumnya
loading...