Angkasa Pura 2

Waspada Cuaca Buruk, Kemenhub Akan Keluarkan Maklumat Pelayaran H-7

DermagaRabu, 16 Juli 2014
Bobby R Mamahit 5

Jakarta (beritatrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengeluarkan Maklumat Pelayaran (Mapel) terkait cuaca buruk yang patut diwaspadai tejadi di beberapa wilayah perairan Indonesia. Mapel tersebut akan dikeluarkan paling lambat pada H-7 angkutan lebaran 2014/1435 H.

“Mapel secara umum terkait angkutan laut lebaran 2014 sudah kami keluarkan beberapa hari lalu. Nanti pada H-7 kami akan keluarkan Mapel yang khusu untuk mewaspadai cuaca buruk,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Bobby R Mamahit pada saat press backround Angkutan Lebaran 2014/1435 H di Jakarta, Selasa (15/7).

Bobby mengingatkan perusahaan pelayaran agar terus mewaspadai kondisi cuaca di sejumlah perairan Indonesia, terutama selama masa angkutan Lebaran 2014. Pasalnya, kondisi cuaca saat ini tidak menentu, sehingga semua pelayaran dan Syahbandar harus meningkatkan kewaspadaan.

“Setidaknya ada lima titik perairan yang perlu diwaspadai, seperti Selat Sunda, Laut Jawa, Laut Maluku Utara, perairan selatan NTT dan perairan sebelah utara Sumatera Utara,” tuturnya.

Untuk menjaga keselamatan selama angkutan lebaran 2014, Kementerian Perhubungan menyiapkan sejumlah kapal patroli di beberapa perairan yaitu, perairan Riau, Selat Sunda, Laut Jawa, perairan Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

“Kapal patroli tersebut akan bisa bereaksi cepat bila terjadi musibah,” kata Bobby.

Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Harry Boediarto menambahkan, ke depan, kapal-kapal penumpang perlu dilengkapi dengan alat pemantau cuaca. Selama ini, kapal hanya menerima laporan kondisi cuaca dari pelabuhan.

“Dengan adanya alat pemantau cuaca, maka kapal dapat mengetahui kondisi cuaca secara real time,” papar Harry.

Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah penumpang yang menggunakan jasa armada laut tahun 2014 sebanyak 1.573.986 orang meningkat 3 persen (45.845 orang) dari tahun 2013 sebanyak 1.528.141 orang.

Untuk melayani masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran Pemerintah menyiapkan 1.259 unit kapal dari beberpa perusahaan pelayaran yaitu Pelni (25 unit), kapal Ro – Ro Swasta (28), kapal penumpang swasta (72), kapal swasta jarak dekat (1.049), kapal perintis (84) dan PT ASDP Indonesia Ferry Ro-Ro (1). (aliy)