Angkasa Pura 2

Konsumsi BBM Bersubsidi Saat Lebaran Diprediksi Meningkat 36 Persen

KoridorJumat, 18 Juli 2014
BBM Subsidi

Jakarta (beritatrans.com) – PT Pertamina (Persero) memperkirakan konsumsi premium bersubsidi saat puncak Lebaran akan meningkat hingga 36 persen dari kondisi normal.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya, di Jakarta, Kamis mengatakan, puncak konsumsi premium saat Lebaran akan jatuh pada sehari menjelang (H-1).

“Pada H-1, konsumsi premium bisa 109 ribu kiloliter atau 36 persen di atas rata-rata normal harian yang mencapai 81 ribu kiloliter,” katanya di Jakarta, Kamis (17/07/2014).

Sedangkan, konsumsi premium saat puncak arus balik diperkirakan terjadi pada lima hari sesudahnya (H+5) sebesar 105 ribu kiloliter atau naik 31 persen dari rata-rata normal.

Menurut dia, sesuai arahan pemerintah, maka selama puasa Ramadan dan Lebaran, Pertamina tidak melakukan pengendalian, namun menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi sesuai kebutuhan masyarakat.

Hanung menjelaskan, Pertamina sudah melakukan beberapa langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran pasokan BBM dan elpiji selama Lebaran.

Beberapa langkah itu, ujar dia, antara lain monitor pendistribusian BBM sebanyak tiga kali sehari dari sebelumnya satu kali sehari, pengoperasian terminal BBM dan SPBU selama 24 jam, dan pengalihan tangki timbun di terminal, tangki pendam di SPBU, serta mobil tangki dari solar ke premium.

Lalu, menyiagakan mobil tangki di SPBU, membuat jalur sepeda motor di SPBU, menyiapkan jalur lawan arus kendaraan, menyediakan BBM nonsubsidi kemasan, menambah alokasi elpiji di agen, memaksimalkan penjualan elpiji di SPBU dan minimarket, dan penyiagaan SPPBE selama 24 jam.

Hanung menambahkan, Pertamina menjaga stok BBM dan elpiji dalam kondisi aman selama Lebaran dengan rata-rata stok premium 17,6 hari, solar 20,7 hari, avtur 27,6 hari, pertamax 53 hari, pertamax plus 37,6 hari, dan elpiji 17,1 hari. “Masyarakat tidak perlu khawatir ketersediaan BBM dan elpiji selama Lebaran,” katanya seperti dikutip Antara.

Vice President Fuel Retail Marketing Pertamina M Iskandar mengatakan, saat Lebaran terjadi peningkatan konsumsi sekaligus kemacetan. “Jadi, itulah mengapa perlu Satgas BBM agar semua lancar,” kata dia. (gilang)

loading...