Angkasa Pura 2

Penumpang Garuda Meningkat 12 Persen

KokpitWednesday, 23 July 2014

Jakarta (beritatrans.com) – Penumpang maskapai penerbangan Garuda Indonesia pada semester I tahun ini meningkat sebesar 12,1 persen dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Hingga akhir semester pertama ini Garuda Indonesia berhasil mengangkut 13.307.351 penumpang, naik dibanding semester pertama tahun lalu yang mencapai 11.869.439 penumpang.

“Selain peningkatan penumpang, Garuda juga berhasil meningkatkan muatan kargo yang diangkut pada semester I tahun ini sebesar 12,5 persen meenjadi 193.791 ton dari 172.262 ton pada tahun lalu,” kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar melalui keteranga tertulis yang diterima beritatrans.com di Jakarta, Rabu (23/7/2014) .

Selama semester I tahun 2014, frekuensi penerbangan Garuda Indonesia (domestik dan internasional) juga mengalami peningkatan. Frekuensi penerbangan pada semester I tahun 2014 ini mencapai 107.568 penerbangan, meningkat 15,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 93.198 penerbangan. Kapasitas produksi (availability seat kilometer/ASK) juga meningkat sebesar 16,5 persen menjadi 24,32 miliar dari 20,88 miliar seat kilometer pada tahun 2013.

Pada semester I tahun 2014 ini, Garuda berhasil meraih pendapatan operasi (operating revenue) sebesar USD 1.738,4 juta, meningkat sebesar 0,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD 1.725,4 juta.

Emirsyah Satar mengatakan bahwa saat ini Garuda Indonesia sedang giat giatnya melakukan investasi untuk memperkuat fondasi perusahaan dan meningkatkan daya saing perusahaan khususnya menghadapi kebijakan ASEAN Open Sky 2015.

“Pada tahun 2014 ini Garuda mendatangkan 27 pesawat baru untuk menopang jaringan penerbangannya, sementara pada tahun 2013 lalu Garuda mendatangkan 24 pesawat dan tahun 2012 lalu mendatangkan sebanyak 22 pesawat,” kata Emirsyah Satar.

Pesawat – pesawat ini digunakan untuk memperluas jaringan penerbangan Garuda Indonesia di Internasional dan hingga pelosok nusantara untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung peningkatan perekonomian daerah terpencil. (aliy)