Angkasa Pura 2

Penumpang Hang Nadim Tumbuh 13,39 Persen

BandaraRabu, 23 Juli 2014
Bandara Hang Nadim

Batam (beritatrans.com) – Jumlah penumpang domestik Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam pada semester pertama 2014 tumbuh 13,39 persen, dan lalu lintas penerbangan di bandara itu meningkat 8,02 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013.

Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Rabu (23/7), mengatakan bahwa kenaikan pergerakan penumpang sebesar 13,39 persen tersebut dihitung dari jumlah penumpang pada semester pertama 2013 sebanyak 1.990.801 orang, naik 267.000 penumpang pada semester pertama 2014 menjadi 2.257.801 orang.

Sementara total penerbangan domestik pada semester pertama 2013 ada 16.531 kali, selanjutnya semester pertama 2014 menjadi 17.973 kali penerbangan atau naik 1.442 kali penerbangan.

Untuk penerbangan internasional, kata dia, justru terjadi penurunan sebanyak 12 penerbangan, semula 988 penerbangan pada semester pertama 2013 menjadi 976 penerbangan pada semester pertama 2014.

Meski jumlah penerbangan internasional menurun, namun jumlah penumpang pada semester pertama 2014 justru mengalami kenaikan dari 10.289 orang menjadi 11.103 orang atau mengalami kenaikan 7,91 persen.

“Artinya, jumlah isian penumpang pada penerbangan internasional lebih bagus. Sehingga meski penerbangan berkurang, namun penumpangnya tumbuh,” kata Djoko seperti dilansir Antara.

Pada semester pertama 2014, kata dia, ada tujuh operator penerbangan berjadwal yang melayani penerbangan domestiok dari Batam atau ke Batam yang sekitar 41 persen dilayani oleh maskapai Lion Air dengan total 6.642 penerbangan.

Kemudian diikuti Citilink sebanyak 4.457 penerbangan, Garuda Indonesia 2.272 penerbangan, Wings Air 1.066 penerbangan. Sedangkan operator lainnya (Sriwijaya, Express Air, Sky Aviation) berada di bawah 1.000 penerbangan.

Meski tumbuh, namun angka pertumbuhan secara umum masih di bawah target yang ditetapkan BP Batam sekitar 35 persen.

Target tersebut mengingat dijadikannya Bandara Internasional Hang Nadim Batam sebagai penghubung (hub) maskapai Lion Air untuk kawasan Indonesia barat dengan tengah dan timur tanpa melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. (Leny)