Angkasa Pura 2

9 Sopir Bus Lebaran Positif Pakai Narkoba

KoridorThursday, 24 July 2014

MEDAN (beritatrans.com) – – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut menjaring sembilan sopir bus angkutan Lebaran yang terdeteksi menggunakan narkoba. Hasil diperoleh dari tes urine yang dilakukan BNP Sumut bekerjasama dengan Kesdam, Dishub dan PMI.
 
Tes dilakukan selama dua hari di tiga daerah yaitu Langkat, Deliserdang dan Medan. Dari 20 sopir yang dilakukan tes urine di Deliserdang, 3 positif pemakai narkoba, di Langkat 2 orang positif pengguna narkoba.

“Tadi di Amplas 20 orang yang kita periksa 4 orang positif pengguna narkoba,” jelas Kepala BNNP Sumut, Kombes Pol Rudi Trenggono, seperti dirilis okezone.com, Kamis ( 24/7/2014).
 
Rudi mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan yang mempekerjaan ke-9 supir tersebut. “Kita sudah lakukan koordinasi kepada pihak perusahaan untuk sementara para sopir itu tidak membawa bus mudik lebaran. Kita juga akan melakukan rehabilitasi ke 9 orang itu,” katanya.
 
Sebab, bila mereka tetap bekerja dikhawatirkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Mengingat efek dari penggunaan narkotika ini, salah satunya muncul ‘persepsi ruang dan waktu’ deteksi jarak. Sehingga sopir tidak bisa memprediksi jarak sesuai dengan kondisi nyata.
 
“Para sopir beranggapan bahwa sesuatu benda masih jauh jaraknya, padahal sebenarnya jaraknya sudah sangat dekat. Inilah yang memicu kecelakaan,” katanya.
 
Rudi berharap, seluruh sopir yang terlibat dalam mengemudikan armada angkutan lebaran, benar-benar bersih dari efek narkotika sehingga angka kecelakaan dapat diminimalkan.
 
“Tentunya jika mereka tidak mengala mi ‘persepsi ruang dan waktu’ maka persentase kecelakaan akan semakin minim,” ujarnya. (aisha)