Angkasa Pura 2

Meneg BUMN & Menhub: LEN Industri Mampu Kerjakan Sinyal Jalur KA Trans Sulawesi

EmplasemenSelasa, 12 Agustus 2014
Edisi kedua berita trans_edit

MAKASSAR (beritatrans.com) – Megaproyek infrastruktur jalan kereta api (KA) di Sulawesi diusahakan betul melibatkan potensi usaha lokal dan nasional. Termasuk di dalamnya PT LEN Industri dalam mengerjakan persinyalan.

Demikian rangkuman pernyataan Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan seusai rapat koordinasi pemerintah pusat dengan pemda di kawasan timur Indonesia dipimpin Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Selasa (w2/8/2014).

Kepada beritatrans.com, Menteri BUMN menyatakan mengerahkan potensi usaha nasional dan lokal mesti diupayakan sehingga megaproyek KA Trans Sulawesi dengan dimulai di koridor Makassar – Parepare sepanjang 145 kilometer tersebut menjadi multibenefit karena mendayagunakan potensi bangsa sendiri.

Dahlan Iskan menyatakan salah satu potensi sekaligus kekuatan nasional itu adalah PT LEN Industri (Persero), BUMN yang antara lain memiliki kompetensi dalam membangun dan mengerjakan elektronika infrastruktur, termasuk persinyalan KA.

“Teknologi yang dimiliki PT LEN Industri sudah sejajar dengan produk negara maju. Dari segi harga juga tergolong kompetitif. Jadi mereka akan sangat mampu mengerjakan persinyalan jalur KA Trans Sulawesi,” tegasnya.

Dia mengemukakan PT LEN memperlihatkan kerja bagus dalam mengerjakan proyek persinyalan. Contohnya, persinyalan double track (jalur ganda) KA Cirebon – Surabaya, yang sudah dioperasikan beberapa bulan lalu.

INVESTOR
Hal senada dikemukakan Menteri Perhubungan EE Mangindaan. Dia menegaskan walaupun nantinya pekerjaan proyek itu mesti ditender, tetapi dengan keunggulan berbagai aspek yang dimiliki PT LEN Industri (Persero), maka dapat diperkirakan pekerjaan persinyalan jalur KA Makassar – Parepare akan dimenangkan BUMN tersebut.

Dia mengutarakan akan mengusulkan kepada PT LEN Industri untuk tak hanya menjadi kontraktor proyek, tetapi juga investor. Dengan menjadi investor maka PT LEN Industri akan lebih atraktif lagi dalam dinamika pembangunan nasional.

“Karena jalur KA Trans Sulawesi ini dengan total panjang 3.000 kilometer. Akan terhubungan dengan simpul transportasi lainnya seperti bandara dan pelabuhan. Butuh biaya besar dan sekaligus peluang bagi PT LEN Industri dan BUMN lainnya untuk berinvestasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT LEN Industri (Persero), Abraham Mose, menyatakan sebagai BUMN yang salah satunya memiliki kompetensi dalam pekerjaan persinyalan kereta, PT LEN Industri (Persero) siap mengerjakan proyek untuk kelak amat bermanfaat besar bagi penduduk di Sulawesi dan ikut mengakselerasi perekonomian kawasan timur Indonesia itu.

Abraham mengutarakan dengan pengalaman di bidang persinyalan KA sejak tahun 1985, PT LEN Industri dipastikan dapat mengerjakan proyek persinyalan KA Trans Sulawesi dengan jaminan kualitas terbaik dan tepat waktu.

“Dengan SDM yang memiliki kompetensi dan skill luar biasa dalam bidang elektronika infrastruktur, kami meyakini dapat mengerjakan proyek jalur KA Trans Sulawesi dengan sebaik-baiknya,” cetusnya saat ditemui wartawan saat rapat koordinasi pemerintah pusat dengan pemda se-Sulawesi dipimpin Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Selasa (12/8/2014) pagi. (awe).