Angkasa Pura 2

Menhub: Megaproyek Jalur KA Trans Sulawesi Gunakan Skema PPP dan Sukuk

EmplasemenSelasa, 12 Agustus 2014
IMG_20140812_180644_edit

BARRU (beritatrans.com) – Menteri Perhubungan EE Mangindaan menyatakan pendanaan megaproyek Kereta Api (KA) Trans Sulawesi sepanjang sekitar 3.000 kilometer akan diusahakan menggunakan skema kerjasama dengan swasta (private public partnership/PPP).

“Dananya sangat besar. Untuk Makassar – Parepare sepanjang 145 kilometer saja diperkirakan menyerap sekitar Rp9,65 triliun. Tak mungkin pemerintah pusat mendanai sendiri,” ujarnya didampingi Direktur Utama PT LEN Industri, Abraham Mose kepada beritatrans.com.

Seusai bersama Menko Perekonomian Chairul Tanjung dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo meresmikan groundbreaking proyek jalur KA Makassar – Parepare di Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Mangindaan menyatakan karena keterbatasan anggaran negara maka peran serta swasta amat dibutuhkan dalam proyek tersebut.

Menurut mantan Gubernur Sulawesi Utara itu, proyek infrastruktur itu ternyata mengundang minat begitu banyak perusahaan swasta, baik dalam dan luar negeri. Kalangan BUMN juga menyatakan berminat mendanai.

“Kami juga akan menggunakan pendanaan yang diperkirakan sekitar 2 miliar dolar AS itu lewat sukuk yakni penerbitan surat berharga berbasis syariah, seperti halnya proyek infrastruktur transportasi lainnya yang juga menggunakan sukuk,” cetusnya.

Dengan begitu semangatnya pemerintah pusat mencari pendanaan tersebut, dia menegaskan merupakan bukti pemerintahan Sby begitu peduli terhadap pembangunan infrastruktur agar merata di seluruh Indonesia. (awe).