Angkasa Pura 2

Terminal Peti Kemas Semarang Akan Jadi Anak Perusahaan Pelindo III

DermagaJumat, 5 September 2014
Terminal Peti Kemas

SEMARANG (beritatrans.com) – Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) selambatnya pada tahun 2015 mendatang akan menjadi anak perusahaan PT Pelindo III. Demikian kata General Manajer TPKS Iwan Sabatini di Semarang, Jumat (5/9/2014).

“Saat ini Pelindo III tengah mengembangkan beberapa proyek strategis, salah satunya fasilitas untuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang,” ujarnya.

Sementara itu, beberapa proyek strategis lain yang sedang digarap oleh Pelindo III salah satunya Terminal Teluk Lamong di Surabaya.

“Posisi Terminal Teluk Lamong berada di antara Tanjung Perak dan Gresik, dengan kapasitas domestik 342.000 teus dan internasional 435.000 teus,” jelasnya.

Terminal baru tersebut dilengkapi dengan 10 unit ship to shore (STS) crane, 50 unit automatic terminal trailer (ATT), 5 unit stadle carier (SC), dan 20 unit automatic stacking crane (ASC).

“Alat-alat ini ditambahkan untuk mengantisipasi pertumbuhanan 6 juta teus di Jawa Timur dan fungsi menghubungkan pelabuhan di Indonesia timur,” katanya seperti diberitakan Antara.

Iwan juga mengatakan, selain TPKS yang akan segera menjadi anak perusahaan, PT Pelindo III juga akan mengembangkan kawasan pelabuhan dan industri yang berlokasi di sisi utara barat Gresik yang selanjutnya akan dijadikan sebagai anak perusahaan.

“Kawasan proyek pelabuhan laut seluas 371 hektar, sedangkan kawasan industri yang akan dikembangkan seluas 1.761 hektar,” jelasnya.

Untuk kawasan pelabuhan laut tersebut dilengkapi dengan sejumlah fasilitas di antaranya beberapa dermaga, open yard, gudang penyimpanan, pembangkit listrik, penyimpanan cargo cair, dan stock yard batubara.

Saat ini Pelindo III memiliki anak perusahaan Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) yang berfungsi mengelola alur barat masuk Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjamin kedalaman alur minus 14 meter sehingga memberi peluang untuk sandarnya kapal niaga yang berukuran lebih besar. (aliy)