Angkasa Pura 2

Kemenhub Dukung Pembangunan 2 Bandara di Jawa Barat

BandaraMonday, 8 September 2014

JAKARTA (beritatrans.com)–Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan mendukung upaya pembangunan bandara di timur Jakarta. Seperti diketahui, ada dua bandara yang akan dibangun, masing-masing Bandara Karawang dan Bandara Kertajati Sumedang, keduanya di Jawa Barat.

Sekjen Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Santoso Edy Wibowo kepada beritratrans.com, mengemukakan bandara itu diharapkan mampu mengalihkan beban Bandara Soekarnpo-Hatta yang saat ini sangat padat.

“Kita mendukung pembangunan Bandara Karawang atau Bandara Kertajati. Untuk pembangunan Bandara Kertajati di daerah Periangan Timur misalnya, dari APBN sudah mengucurkan dana sampai Rp160 miliar,” ungkapnya, kemarin.

Pemerintah pusat atau daerah seperti Jawa Barat misalnya perlu memperkuat pembangunan infrastruktur seperti bandara misalnya. “Untuk mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta, memang perlu dibangun bandara alternatif di dekat Jakarta. Kementerian Perhubungan berencana membangun Bandara Karawang dan Pemprov Jawa Barat akan membangun Bandara Kertajati di daerah Sumedang. Itu bagus dan keduanya didukung Kemenhub RI,” kata Santoso Edy.

Pengalaman di kota-kota besar di dunia seperti Londong Inggris atau New York Amerika Serikat (AS) mempunyai bandara lebih dari satu. “Jakarta yang mengarah ke kota megapolitan saat ini perlu memikirkan pembangunan bandara lain di luar Bandara Soekarno-Hatta. Namun begitu, pembangunan proyek infrastruktur itu perlu disesuaikan dengan kemampuan pendanaan di APBN atau APBD. Akan lebih bagus jika Pemprov Jawa Barat misalnya, mampu menggaet investor untuk membangun proyek itu,” terang Santoso Edy yang juga Plt Dirjen Perhubungan Udara itu.

Seperti diketahui, perkembangan industri di timur Jakarta seperti Bekasi, Karawang, Subang, Purwakarta dan lainnya sangat cepat. Implikasinya, pergerakan barang dan penumpang daerah ini ke Jakarta atau sebaliknya makin tinggi. “Jika nanti Bandara Karawang atau Bandara Kertajati benar dibangun dan dioperasikan, maka beban di Bandara Soekarno-Hatta bisa dikurangi. Kita tunggu, semogra proyek itu bisa direaliasikan secepatnya,” tegas Santoso.(helmi)