Angkasa Pura 2

Kinerja DAMRI Harus Terus Ditingkatkan

KoridorSelasa, 9 September 2014
Bus DAMRI Bandara

JAKARTA (beritatrans.com)–Kinerja Perum DAMRI yang melonjak drastis ke urutan 13 BUMN versi infobank sebagai BUMN yang berkinerja baik memang layak diapresiasi. Tapi, BUMN itu jangan terlalu bangga dulu, karena jika tidak ditopang oleh Angkutan Khusus Bandara yang nota bene “monopoli” akan terpuruk juga.

“Kalau parapemeter DAMRI itu dari sisi kinerja keuangan mungkin boleh disebut baik. Katanya, laba smester I tahun 2014 mencapai Rp34 miliar. Itu bagus dan harus terus ditingkatkan,” ujar mantan anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta Tulus Abadi menjawab beritatrans.com di Jakarta, Selasa (9/9).

Jika angkutan bandara “dibebaskan” dan banyak operator yang bermain, tentu kinerja DAMRI belum tentu seperti sekarang. “Ini momentum bagus bagi DAMRI untuk terus meningkatkan kienrja dan pelayanan. Ke depan, harus lebih baik lagi dan lebih siap bersaingan terutama di bidang pelayanan demi kepuasan konsumen,” kata Tulus.

“Apapun yang terjadi, kinerja DAMRI harus terus ditingkatkan baik kinerja finansial atau pelayanannya. Sebagai BUMN DAMRI harus lebih fokus melayani rakyat dan bisa menjadi contoh yang bagi bagi operator transportas darat lainnya,” harap Tulus.
Sementara, kalau kita meliha DAMRI dari sisi pelayanan masih banyak yang harus dibenahi. Ketua YLKI itu menyebutkan, khusus DAMRI angkutan bandara misalnya, sampai sekarang belum ada hotline service, twitter, sms center dan lainnya termasuk untuk layanan ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Pelanggan tak bisa mengadukan, jika ada awak kendaraan yang berperilaku buruk, ceroboh dan lainnya yang membahayakan keselamatan penumpang. Padahal, DAMRI angkuta Bandara Soekarno-Hatta adalah andalan masyarakat dan melayani penumpang kelas atas, termasuk bule-bule yang berkunjung ke Indonesia,” papar Tulus.

Ditambahkan Tulus, selama ini masih ada keluhan masyarakat terkait pelayanan DAMRI khususnyan angkutan bandara. Mulai masalah paling kecil, seperti sopir sambil merokok, kebut-kebutan di jalan dan lainnya. “Jika konsisten untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan, manajemen DAMRI harus memperbaiki semua keluhan masyarakat itu,” tegas dia.(helmi)