Angkasa Pura 2

CT Perintahkan Pantau dan Evaluasi BBM Subsidi

KoridorKamis, 11 September 2014
BBM Subsidi 1

JAKARTA (beritatrans.com)–Kementerian ESDM menugaskan BPH Migas, PT Pertamina dan instansi terkait untuk mengawasi dan mengevaluasi proses distribusi dan pembatasan BBM subsidi di Tanah Air. Tugas ini akan dikoordinasilan Wamen ESDM Susilo Siswoutomo dan dilaporkan ke Menteri ESDM.

Menteri ESDM Ad Interm Chaerul Tanjung (CT) usai rakor di Jakarta, Kamis (11/9) mengatakan, pemerintah belum bisa mengambil kebijakan baru terkait BBM subsidi ini. “Kita tinggu hasil pemantauan dan evaluasi dari tim di lapangan,” kata dia.

Yang pasti, konsumsi BBM subsidi terutama untuk transportasi harus diawasi dan dikendalikan. Kuota BBM di APBN tahun 2014 jangan sampai jebol dan negara tak mampu membayar. “BBM subsidi tahun 2014 harus tetap ada di masyarakat dan tidak boleh salah sasaran,” tukas CT.

Seperti diketahui, alokasi BBM subsidi tahun 2014 makin tipis. Sampai akhir Agustus lalu tinggal tersisa 29% , padahal jumlah itu harus cukup sampai 31 Desember mendatang.

“Bagaimanapun caranya BBM subsidi itu harus cukup. Sejauh ini belum ada kebijakan baru terkait BBM subsidi. Kecuali harus cukup dan itu perintah UU APBN,” tegas CT yang juga Menko Perekonomian itu.(helmi)