Angkasa Pura 2

Rendah Kesadaran Masyarakat Tak Menerobos Palang Pintu KA

EmplasemenMinggu, 14 September 2014
ka senenn

JAKARTA (beritatrans.com)–Masih rendah kesadaran masyarakat akan keselamatan transportasi terutama di perlintasan kereta api (KA) sebidang di Jakarta dan sekitarnya. Padahal, banyak kasus kecelakaan di perlintasan kereta api yang dipicu perilaku ceroboh bahkan menerobos palang pintu KA meski sudah ditutup karena ada KA mau melintas.

Kasus yang sering terjadi di palang pintu dekat Stasiun KA Pasar Senen, Jakarta Pusat. Meski sudah dibangun under pass, tapi di ruas jalan arteri yang berseberangan langsung dengan jalur KA masih banyak pengguna jalan yang melintas. Mereka terdiri dari pengemudi sepeda motor atau mobil.

Gambar eksklusif diperoleh beritatrans.com, masih ada warga masyarakat yang nekat menerobos palang pintu di dekat Stasiun Pasar Senen Jakarta. Hampir sepanjang hari, perlintasan KA di Pasar Senen selalu ramai, karena bersinggungan dengan jalan raya. Meski sudah dibangun underpass, tapi masih tinggi pengguna ruas jalan arteri di kawasan Pasar Senen tersebut.

Faktanya, banyak kasus pengguna jalan terutama pengemudi sepeda motor yang nekat dan menerobos palang pintu KA yang sudah turun. Padahal, ulah tersebut sangat berbahaya baik pada pengemudi itu sendiri atau pengguna jalan yang lain.

Sesuai UU tentang Perkeretaapian, dilarang keras menerobos palang pintu KA yang sudah diturunkan. Melakukan itu termasuk tindak pidana dan diancam dengan sanksi berat bahkan ditambah denda jika pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai operator KA merasa dirugikan.

Perjalanan KA harus mendapatkan prioritas karena moda angkutan massal itu berjalan di ruas khusus. Ini bunyi UU dan demi keselamatan perjalanan KA dan nyawa manusia terutama di jalan KA. Dan mereka tidak bisa dihentikan di sembarang tempat.
Data PT KAI Daerah Operasi (Daops) I Jakarta menyebutkan, jumlah kecelakaan di pintu perlintasan sebanyak 68 kali tahun lalu. Dalam kurun waktu tanggal 1 Januari hingga 12 November 2013.

Masyarakat pengguna jalan raya harus benar-benar berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terlebih jika palang pintu sudah tertutup. Kebanyakan kasus kecelakaan yang terjadi karena pengendara tetap memaksakan melewati perlintasan.
Untuk menghindari kasus kecelakaan KA banyak dibangun underpass atau flyover di perlintasan KA sebidang. Sampai saat ini, perlintasan sebidang yang sudah dibangun flyover atau underpass sebanyak 43 dari 506 perlintasan sebidang yang ada di Jakarta.

Kahumas KAI Daops I Jakarta Agus Komarudin mengakui masih tingginya warga Jakarta yang belum sadar akan keselamatan transportasi di pelrintasan KA. “Masih banyak warga yang menerobos palang pintu KA. Misalnya di perlintasan Pasar Senen, banyak sekali kasus pelanggaran tersebut,” katanya menjawab beritatrans.com di Jakarta, Minggu (14/9).

Pihak KAI terus berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama di perlintasan KA sebidang. “Jangan coba-coba bermain-main dengan nyawa. Lebih baik sabar sebentar, karena resiko tertabrak KA sangat fatal, yaitu meninggal dunai,” tegas Agus.(helmi)

loading...