Angkasa Pura 2

AP II Perkuat Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta

BandaraRabu, 17 September 2014
Cargo_Bandara_Soekarno_Hatta

JAKARTA (beritatrans.com)–Manajemen PT Angkasa Pura (AP) II terus memperkuat dan menambah kapasitas layanan kargo terutama di Bandara Soekarno-Hatta, Tengerang Banten. Bandara itu diproyeksikan menjadi superhub international untuk penumpang dan barang atau kargo. “Kami mencanangkan Bandara Soekarno-Hatta menjadi superhub international Indonesia terutama di kawasan barat Indonesia. Kami bukan hanya melayani penumpang tapi juga kargo,” ujar Direktur Keuangan AP II Laurensius Manurung di Jakarta.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kargo udara di Bandara Soekarno-Hatta, manajemen AP II mengalokasikan dana Rp20 triliun. “Dana tersebut akan digunakan untuk proyek perluasan Bandara Soekarno-Hatta, termasuk membangun landasan pacu ketiga, terminal empat serta perluasan terminal kargo. Ke depan, kapasitas kargo bandara akan mencapai di atas 5 juta ton per tahun,” kata dia.

Awal tahun 2014 ini, kata Laurensius, manajemen AP II sudah mengembangkan terminal kargo terpadu di Bandara Soekarno-Hatta. Selama ini, kapasitas terminal kargo di Bandara Soekarno-Hatta hanya mampu menampung sekitar 2,5 juta ton. Kemudian dibangun menjadi lebih besar sampai 5 juta ton per tahun.

Sementara, Manager Humas Bandara Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan, sejak lima tahun terakhir tren pengiriman kargo udara di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Banten terus naik. “Tren pengiriman kargo udara di Bandara Soekarno-Hatta terus naik. Oleh karena itu, manajemen AP II menambahkan kapasitas terminal kargo menjadi 5 juta ton per tahun,” katanya pada beritatrans.com kemarin.

Menurutnya, sejalan dengan dinamika yang terus berkembang terutama lonjakan arus barang dan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, manajemen AP II tentu akan mempersiapkan dengan baik. “Semua fasilitas baik untuk penumpang atau cargo terus dibenahi. Tren pengiriman cargo udara juga makin besar dan harus ditangani dengan sebaik-baiknya,” tegas Yudis lagi.(helmi)