Angkasa Pura 2

Kemenhub akan Berikan Beasiswa Untuk Perwira Terbaik Lulusan BPSDM

SDMKamis, 18 September 2014
wisudawan

TANGERANG (beritatrans.com)–Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan akan memberikan beasiswa penuh kepada 30% perwira transportasi lulusan terbaik di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan. “Mereka itu akan tetap dipertahankan untuk bsa mengabdi di dalam negeri. Kepada mereka akan diberikan beasiswa oenuh sehingga bisaterus meningkatkan kemampuan dan wawasan keilmuannya sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Menhub EE Mangindaan usai wisuda terpadu perwira transportasi di STPI Curug, Tengerang, Kamis (18/9).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator transportasi nasional tetap butuh SDM transpotasi yang unggul, baik sebagai dosen, instruktur atau aparat di Kemenhub atau instansi di bawahnya. Oleh karenanya, para perwira ulusan terbaik akan diprioritaskan untuk studi lanjut sesuai bidang masing-masing.

“Kepada mereka lulusan terbaik, biasanya diberikan prioritas untuk mengabdi di dalam negeri. Untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan mereka, akan diberikan beasiswa untuk studi lebih lanjut. Kita butuh putra-putra terbaik sehingga bisa mendidik generasi mendatang dengan lebih baik lagi,” kata Menhub.

Dikatakan, selama ini hampir 70% lulusan sekolah transportasi langsung bekerja di perusahaan asing, baik pelayaran atau penerbangan. “Sejak taruna smester IV, V dan VI sudah banyak perusahaan yang pesar. Mereka dijanjikan dengan gaji tinggi. Inilah salah satu alasan, mengapa kita tak bisa menahan para perwira yang diterima bekerja di perusahaan asing itu,” jelas Mangindaan.

Diakui Menhub, pihaknya tak menahan semua alumni sekolah BPSDM untuk tidak bekerja di perusahaan asing atau bahkan di luar negeri. “Tapi, minimal 30% dari mereka diprioritaskan tetap mengabdi di Tanah Air. Caranya dengan beasiswa penuh serta jenjang karier yang menjanjikan sesuai kemampuan dan dharma bakti mereka,” terang putra Manado itu.

Seperti diketahui, untuk menegakkan aturan terutama di moda laut dan udara butuh SDM unggul pula. Mereka harus mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas. Tapi juga tahu dan paham kerja teknis di lapangan. Hanya putra yang terbaik yang bisa dan mampu dipersiapkan untuk menyongsong masa depan nan cerah.

“Ke depan, seluruh aparat pemerintah khususnya di sektor perhubungan harus lebih baik, profesional, cepat tanggap dan ikhlas melayani masyarakat. Jadi, kita tetap butuh SDM unggul baik pilot atau nakhoda. Dengan begitu, mereka bisa menjadi instruktur sekaligus tenaga penguji di profesi masing-masing,” tegas Menhub.(helmi/aliy/awe)