Angkasa Pura 2

Menhub Ingatkan 4 Kompetensi Dasar Insan Transportasi

SDMKamis, 18 September 2014
IMG_20140918_101106_edit

TANGERANG (beritatrans.com)–Wisuda bukan akhir perjalanan seorang perwira transportasi. Tapi awal dari perjalanan panjang meniti karier serta mengabdikan ilmu dan pengalaman untuk kesejahteraan rakyat dan bangsa. Kini medan perjuangan menanti anda. Abdikan ilmu dan pengalaman yang anda peroleh selama di kampus untuk bangsa dan negra.

Begitu pesan Menteri Perhubungan (Menhub) EE.Mangindaan kepada ribuan perwira transprotasi yang diwisuda di Kompleks STPI Curug, Tangerang, Banten, Kamis (18/9). Sebanyak 1.368 perwira dari tiga matra transportasi baik darat, laut dan udara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan.

“Sebagai insan perhubungan apalagi perwira transprotasi, Anda semua dituntut mempunyai kinerja dan semangat tinggi. Selain itu juga ikhlas dan profesional selama menjalankan tugas di masyarakat. Negeri ini membutuhkan dharma bakti perwira transportasi yang profesional seperti anda,” kata Menhub.

Tranportasi merupakan sektor jasa dan pelayanan yang sangat terukur dan dinamis. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta dinamika di masyarakat membutuh insan transportasi yang makin baik, cepat dan profesional. “Tuntutan masyarakat kian tinggi. Mereka bukan hanya tahu apa hak-haknya, tapi juga makin kritis dan berani mengkritik secara pedas jika pelayanan aparat transportasi kurang memuaskan. Itu tantangan yang mesti anda jawab dengan kerja profesional,” papar Menhub.
Oleh karena itu, mantan Menpan dan Reformasi Birokrasi itu mengingatkan, setidaknya ada empat kompetensi dasar harus anda miliki sebagai bekal untuk mengabdi kepada rakyat, bangsa dan negara. “Kompetensi akademis, kompetensi profesional, kompetensi sikap mental yang siap berubah kepada kebaikan serta kompetensi pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Menhub.

Perwira transportasi dituntut mempunyai komptensi akademik sehingga mempunyai wawasan luas serta mampu menghasilkan ilmu dan konsep-konsep pembangunan yang makin baik. Selanjutnya, dituntut mampu kerja profesional sebagai buah dan aplikasi dari kemampuan akademik serta ketrampilan praktis di masyarakat.

Dikatakan Menhub, insan perhubungan dituntut untuk mampu beradatasi dan cepat mengikuti dinamika dan perubahan yang terjadi. Mereka juga siap berubah dan menyesuaikan dengan dinamika yang berkembang cepat. Yang terakhir, mempunyai komptensi ilahiah. Ia insan beragama yang taat dan saleh sekaligus mengamalkan agamanya. Ia mampu bekerja keras disertai doa. Dan hasilnya diserahkan pada kuasa Tuhan semata.

Itulah kompotensi dasar yang dibutuhkan bagi insan perhubungan, terlebih para perwira transportasi apapun matra dan profesi transportasi yang digelutinya. “Jadi mempunyai hubungan yang baik dengan sesama manusia, sekaligus hubungan baik kepada Tuhan yang maha kuasa,” tegas Menhub.(helmi/aliy/awe)