Angkasa Pura 2

Pekan Keselamatan, Kemenhub Gelar Safety Walk

KoridorKamis, 18 September 2014
kementerian-perhubungan

JAKARTA (berotatrans.com)–Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menggelar Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2014 dalam bentuk Safety Walk, yaitu berjalan kaki secara berkeselamatan dari Kantor Pusat Kementerian Perhubungan hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI) dengan melibatkan sekitar 1000 peserta. Acara Safety Walk akan digelar Minggu (21/9) dimulai jam 06.00.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan dunia tentang tingginya korban meninggal dunia akibat kecelakaan jalan raya, khususnya pejalan kaki. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa dari seluruh korban meninggal dunia, 27% diantaranya adalah pejalan kaki yang diakibatkan kecelakaan di jalan raya,” ujar Kapuskom Publik Kemenhub JA.Barata dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (18/9).

Dikatakan, WHO juga menyebutkan bahwa kecelakaan di jalan raya merupakan penyebab kedua kematian pada anak usia 5 – 14 tahun, dan penyebab pertama kematian pada usia 15 – 29 tahun. Atas dasar keperihatinan ini, maka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencanangkan Second UN Global Road Safety Week tahun 2013 tentang Pedestrian Safety dan Third UN Global Road Safety Week tahun 2015 tentang Children and Road Safety.

Di Indonesia, jelas Barata, data Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyebutkan bahwa 21% korban meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan raya adalah pejalan kaki. Hampir seperempat dari korban meninggal akibat kecelakaan jalan raya menimpa anak-anak. Hak-hak pejalan kaki banyak terabaikan.

Kahumas Ditjen Perhubungan Darat Zainal Arifin menambahkan, kegiatan Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2014 dilaksanakan berupa Safety Walk atau jalan kaki secara berkeselamatan oleh Menteri Perhubungan bersama anak–anak dari Rumah Baca Saraswati serta karyawan-karyawati Kementerian Perhubungan dengan memperhatikan kaidah prinsip-prinsip jalan kaki berkeselamatan.
“Melalui acara jalan bersama keluarga Kemnhub itu diharapkan mampu menggugah simpati pengguna jalan dan masyarakat pada umumnya untuk peduli pada keseamatan, khususnya prjalan kaki sesuai ketentuan UU LLAJ,” tandas Zainal.(helmi)