Angkasa Pura 2

Penerbang Alumni STPI 100% Terserap Pasar

SDMJumat, 19 September 2014
Pilot STPI Garuda

JAKARTA (beritatrans.com)—Sampai 2014, sudah ribuan alumni Sekolah Tinggi Ilmu Penerbangan (STPI) baik pilot atau ATC. Mereka tersebar di berbagai perusahaan penerbangan asing dan lokal, bahkan menjadi pejabat di Kementerin Perhubungan (Kemenhub) RI.

“Kalau lulusan kita banyak dan kini 100% terserap lapangan kerja terutama untuk penerbang. Sedang ATC dan teknik penerbangan belum semua, meski hanya sebagian kecil yang tidak langsung diterima bekerja,” ujar Ketua STPI Ir.Yurlis Hasibuan menjawab beritatrans.com di Jakarta, Jumat (19/9).

“Selama ini, kebutuhan pilot di Indonesia antara 400-500 orang per tahun. Sedangkan kemampuan STPI hanya bisa mendidik antara 100-150 orang per tahun. Jika ditambah sekolah-sekolah penerbangan swasta, jumlahnya sekitar itu juga. Jadi, paling banyak 300 orang pilot yang bisa diluluskan setiap tahun. Jadi tidak aneh jika mereka langsung diserap maskapai penerbangan nasional,” kata Yurlis, meski diakui banyak juga pilot alumni STPI yang bekerja di maskapai asing.

Beberapa maskapai nasional yang mempunyai simulator dan fasilitas pendidikan sendiri, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Wings Air, Batik Air, Sriwijaya Air dan lainnya rata-rata mengambil pilot dari STPI.

“Dengan pendidikan pilot selama 24 bulan, atau setara Diploma II, mereka sudah mengantongi lisensi CPL (Comercial Pilot Lisence). Mereka tinggal mencari ratting untuk bisa terbang membawa pesawat sendiri sekaligus menambah jam terbang masing-masing,” papar Yurlis.

Selain itu juga beberapa maskapai charter atau penerbangan tidak berjadwal nasional juga mengambil pilot lulusan STPI. “Banyak maskpai charter menjadi pengguna pilot lulusan STPI. Bagi mereka, lebih enak, cepat dan murah mengabil lulusan STPI. Mereka tinggal mencari ratting, menambah jam terbang dan bisa langsung terbang secara komersial. Jadi lebih cepat dan murah,” tandas putra Batak itu.

Harus diakui, mutu lulusan STPI tak kalah dibanding sekolah pilot negara lain. Maskapai asing buktinya banyak mencari lulusan STPI. “Hal ini merupakan indikasi lulusan kita baik dan diterima pasar.

Selanjutnya, profesionalime, dedikasi dan pengabdian mereka pada perusahaan bisa dibentuk sambil jalan. Itu tantangan bagi perusahaan pengguna lulusan untuk ikut membina mereka,” terang Yurlis.

Fasilitas praktikum, simulator serta Bandara Sudiarto Curug serta istruktur professional dan terlatih menjadi nilai tambah tersendiri bagi STPI. Semua tersedia di satu kawasan, yaitu Kompleks STPI Curug, Tangerang.

“Kalau dibandingkan sekolah pilot lain di Indonesia, STPI masih yang terbaik dan terlengkap fasilitasnya. Kualitas lulusan juga lebih unggul, baik wawasan keilmuan mereka serta ketrampilan fisik sebagai penerbangan lebih baik. Inilah STPI dengan semua prestasidan kinerja yang telah diukirnya,” tegas Yurlis.(helmi)

  • ega

    Katanya sekolah pilot di STPI cuma 24 bulan ya? Knp sampai skrg, tmn saya yg sdh sklh dsna 32 bulan sama skli blm dpt kesempatan terbang? Skrg pun mereka tdk terbang sama skli..alasannya pesawat mereka rusak semua.. kerjaannya cuma tdr2an di asrama.. trs mau sampai kpn bgtu trs?

  • Ardimas Perdana Putra

    Katanya STPI tapi di Ilustrasinya logo BIFA Hadeeeh-_-