Angkasa Pura 2

Menhub: Kampanye Keselamatan Jalan Sejak Anak-anak

KoridorMinggu, 21 September 2014
menhub sebrangg

JAKARTA (beritratrans.com)–Kampanye keselamatan jalan nasional tahun 2014, Menteri Perhubungan RI EE Mangindaan bersama seluruh pejabat eselon I Kemenhub turun jalan mengajak dan membudayakan keselamatan pejalan kaki. Kampanye keselamatan di jalan harus dilakukan sejak dini dan terus menurus serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Acara itu ditandai dengan mengajak dan menutup anak-anak dari Yayasan Saraswati untuk menyeberang jalan dengan tertib dan selamat. “Anak-anak sengaja dipilih menjadi subjek dan objek kampanye keselamatan di jalan. Mereka paling banyak menjadi kurban sekaligus efektif untuk menanamkan jiwa dan budaya keselamatan di jalan,” ujar Menhub EE Mangindaan pada puncak acara Harhubnas 2014 di Jakarta, Minggu (21/9).

Setelah Menhub bersama Ny.Adelina Mangindaan secara bergantian Wamenhub Bambang Susantono, Dirjen Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso, Kepala BPSDM Wahyu Satrio Utomo dan lainnya menggandeng anak-anak bersama menyeberang jalan di tempat dan waktu yang tepat. Selain harus menyerang di zebra cross, juga mengikuti ketentuan traffic light yang ada dan berlaku di jalan raya. Selanjutnya, Dirjen Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso juga aktif mengatur lalu lintas khususnya pejalan kaki yang tidak berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

royo pakOgah

Dikatakan Menhub, dengan mendidik dan membiasakan anak-anak menyeberang dan berjalan di pedestrian atau trotoar berarti sudah membangun keselamatan di jalan raya. Budaya tertib dan selamat di jalan di jalan sangat penting dan harus dibiasakan sejak anak-anak di bangku SD bahkan TK. “Selama ini, banyak pejalan kaki menjadi kurban kecelakaan di jalan. Hal itu terkadang bisa dipicu karena mereka tidak berjalan di jalur yang benar,” papar dia.

“Kini saatnya mengajak dan membiasakan masyarakat untuk jalan kaki dengan baik, benar dan selamat. PBB sudah mengimbau pentingnya menghormati dan meningkatkan keselamatan kepada pengguna jalan khususnya jalan kaki,” terang Menhub.
“Menjadi tugas kita bersama untuk kampanye bagaimana jalan kaki yang memenuhi aturan keselamatan di jalan. Jangan sampai mati sia-sia hanya karena ulah pejalan kaki yang tidak benar,” urai Menhub.

Oleh karena itu, Menhub bersama pejabat eselon I turun langsung ke jalan kampanye untuk menurunkan angka kecelakaan di jalan. “Kalau bukan sekarang, kapan lagi. Jika bukan lita, siapa lagi yang harus peduli pada keselamatan jalan,” tegas Mangindaan.(helmi)

loading...