Angkasa Pura 2

BPSDM Perhubungan Wisuda 1.200 Perwira Transportasi di Makassar

SDMRabu, 24 September 2014
wisuda Barongbong

MAKASSAR (beritatrans.com) – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan melakukan serangkaian wisuda perwira transportasi di beberapa sekolah di bawahnya. Setelah wisuda terpadu di STPI Curug Banten tanggal 18 September 2014, berikutnya wisuda terpadu di Kampus BP2IP Barongbong, Makassar Sulawesi Selatan.

Wisuda terpadu di Kampus BP2IP Barombong Makassar dilakukan untuk taruna transportasi dari sekolah-sekolah BPSDM Perhubungan di kawasan timur Indonesia (KTI). Wisuda dilakukan langsung oleh Kepala BPSDM Perhubungan Wahyu Satrio Utomo,SH,MH, M.Si dan dihadiri seluruh pimpinan dan Ketua Sekolah Tinggi BPSDM serta tamu undangan.

Wisuda terpadu transportasi tahun 2014 untuk wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI) dipusatkan di Makassar, tepatnya di Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong, Makassar Sulawesi Selatan Senin (22/9/14). Jadi, total perwira tranportasi yang diwisdua Kepala BPSDM ada 2.567 orang, yang meliptu 1.367 perwira diwisuda di STPI dan 1.200 perwira lainnya diwisuda di kampus BP2IP Makassar.

“Sulsel sebagai provinsi yang dijadikan pilot project bagi pembangunan kampus terpadu transportasi yang lokasinya di Desa Selodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar,” kata Kasubag Humas BPSDM Perhubungan Arif Kurniawan saat dikonfirmasi beritatrans.com, Rabu (24/9).

Dikatakan, wisuda dipusatkan di Kampus BP2IP Barombong langsung oleh Menteri Perhubungan, E.E Mangindaan. Dia hadir didampingi Sekjen Perhubungan Santoso Eddy Wibowo, Kepala BPSDM Perhubungan Wahyu Satrio Utomo dan ribuan undangan. “Sebanyak 1.200 taruna diwisuda kali ini, yaitu dari taruna Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar sebanyak 97 orang terdiri dari Jurusan Penerangan Aeronautika sebanyak 48 orang, Lalu Lintas Udara sebanyak 24 orang, dan Telekomunikasi Navigasi Udara sebanyak 25 orang,” kata Arif.

Sedangkan untuk Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar sebanyak 348 orang, dari BP2IP Barombong sebanyak 695 orang yang terdiri dari DP4 Pembentukan sebanyak 90 orang dan DP5 Peningkatan sebanyak 605 orang, serta Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) Bali sebanyak 60 orang taruna.

Direktur PIP, Edy Santoso, selaku Ketua Panitia mengatakan, melalui wisuda terpadu ini, masyarakat akan mengetahui secara pasti bahwa pemerintah tak main-main dalam sektor transportasi.

“Pemerintah sangat fokus pada pembangunan sektor transportasi secara keseluruhan, termasuk SDMnya. Tak ada perbedaan antara kawasan timur dan barat. Terbukti dengan pembangunan kampus terpadu yang sangat representatif justru dipusatkan di Kawasan Timur Indonesia, yaitu Sulsel, tepatnya di Makassar,” kata Arif mengutif Edy.

Dengan sarana tersebut, diharapkan memenuhi kebutuhan perkembangan industri transportasi dan animo masyarakat yang setiap tahun mengalami peningkatan. Sedangkan untuk wisuda terpadu ini, juga sudah dilaksanakan untuk kawasan barat yang juga meliputi Pulau Jawa. “Wisuda terpadu ini melibatkan udara, laut, dan udara. Selain PIP, ATKP dan BP2IP Barombong juga memiliki tangungjawab untuk mensukseskannya,” jelas Arif.

Transportasi merupakan urat nadi kehidupan berbangsa dan bernegara, dan mempunyai fungsi sebagai penggerak, pendorong, dan penunjang pembangunan. Karenanya sistem ini harus diperhatikan agar mampu menghasilkan jasa transportasi yang handal, berkemampuan tinggi, terselenggara secara terpadu, terib, lancar, aman, nyaman, efisien dalam menunjang sekaligus menggerakkan dinamika pembangunan,” jelasnya.

Sebagai tuan rumah pelaksanaan wisuda, Kepala BP2IP Ahmad Wahid mengatakan bahwa wisuda terpadu dari 3 jenis moda transportasi yaitu laut, darat, dan udara ini yang dipusatkan di Makassar, merupakan bentuk penghargaan tersendiri bagi Sulsel dan Makassar.
Selain itu, tentu akan memberikan efek multiplier. Termasuk dalam sisi perekonomian Makassar. Karena yang akan hadir tak hanya dari wilayah Makassar saja, tetapi juga luar Makassar bahkan luar Sulsel karena ada dari BPPTD Bali. “Wisuda kali ini bentuk penghargaan bagi kita yang ada di Makassar,” tandas dia.(helmi)

loading...