Angkasa Pura 2

250 Bus DAMRI Bandara Soekarno – Hatta Diganti Armada BBG

KoridorRabu, 1 Oktober 2014
IMG_20141001_161853_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Seluruh bus DAMRI angkutan khusus Bandara Soekarno – Hatta akan diganti dengan armada berbahan bakar gas (BBG). Uji coba operasional bus tersebut dimulai pertengahan bulan ini.

Direktur Teknik Perum DAMRI Bagus Wisanggeni mengungkapkan pergantian 250 bus bandara tersebut menjadi kebijakan perusahaan menciptakan DAMRI menjadi pelopor atau korporat transportasi darat terdepan dalam upaya bangsa ini membangun dengan berwawasan lingkungan.

Dalam konteks itu, dia mengemukakan pembangunan berwawasan lingkungan itu antara lain berupa program langit biru. “Penggunaan BBG sudah dimulai oleh DAMRI dengan mengoperasikan bus transjakarta di tiga koridor,” ujarnya kepada beritatrans.com, Rabu (1/10/2014).

Untuk bus bandara ber-BBG, mantan direktur operasi DAMRI itu mengutarakan dimulai dengan uji coba tiga bus merek Dongfeng, buatan China. “Pengadaan dan operasional bus ini dengan skema kerjasama operasi (KSO). Pihak Dongfeng dan DAMRI sudah sepakat perihal itu,” tutur Bagus.

Dia menegaskan bila uji coba itu berhasil maka seluruh bus DAMRI bandara diganti dengan bus ber-BBG. “Tak hanya bus Bandara Soekarno – Hatta, tetapi kami juga memprogramkan bus bandara di daerah lain dan bus-bus lainnya yang beroperasi di Jakarta!” ungkapnya.

IMG_1199

Menyinggung tentang skema KSO dengan Dongfeng, mantan General Manager DAMRI Angkutan Khusus Bandara Soekarno – Hatta tersebut menjelaskan kerja sama dengan komposisi 70 : 30. Artinya margin dari operasional, sebanyak 70 persen menjadi bagian DSMRI. Sisanya menjadi hak Dongfeng.

Selain itu, Bagus mengungkapkan ada opsi lain. Yakni komposisi 60:40. Margin 60 persen untuk DAMRI, sisanya Dongfeng. Dalam komposisi ini, maka ada hak bagi DAMRI untuk langsung memiliki bus setelah lima tahun beroperasi,” tuturnya. (aw).

loading...