Angkasa Pura 2

Tommy: SDM Transportasi harus Siap Hadapi Pasar Bebas ASEAN

SDMKamis, 2 Oktober 2014
tommy pusdikiff

JAKARTA (beritatrans.com) – Indonesia pada akhir tahun 2015 akan memasuki era pasar bebas ASEAN. Di antara negara-negara anggota ASEAN akan menjadi pasar bersama termasuk Indonesia.

“Saat itu tak ada lagi sekat-sekat, produk barang dan jasa bebas masuk Indonesia, termasuk di sektor asumber daya manusia (SDM) atau tenaga kerja,” ujar Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo di Sela-sela pelantikan pejabat eselon III dan Direktur API di Jakarta, Kamis (2/10/2014).

Menghadapi era pasar bebas ASEAN itu, lanjut dia kita harus siap termasuk SDM. “Informasi Kementerian Luar Negeri, negara seperti Thailand, Mianmark, Kambogia sudah mulai belajar bahasa Indonesia. Ini ancaman yang perlu diwaspadai, karena SDM mereka siap masuk Indonesia,” papar Tommy.

Saat ini saja, tambah Tommy, pekerja asal Bangladesh sudah masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok. “Pekerja asing itu sudah masuk ke sektor bongkar muat. Tak bisa dibayangkan, jika tak segera membenahi SDM, kita akan ketinggalan dan makin banyak pengangguran karena semua diambil pekerja asing,” terang Tommy.

Dari paparan ahli ekonomi seperti Darmin Nasution, Ketua BKPM Fasli Jalal, pakar kelautan IPB Rokhmin Dahuri dan Menko Perekonomian, SDM Indonesia butuh sertifikasi dan keahlian khusus. Itu sebagai prasyarat untuk bisa masuk ke pasar international, bukan hanya di Indonesia.

“Setifikat kompetensi di segala bidang penting, SDM asing siap kemari dengän sertikasi international,” urai Tommy.

“Kita belum ada, sehingga bisa fatal akibatnya. Tak terbayangkan kalau kita sampai menjadi penonton hanya karena kalah daya saingnya. Kita harus bangkit membenahi SDM jelang pasar bebas ASEAN,” tegas Tommy.(helmi)

loading...