Angkasa Pura 2

2015, BPSDM Perhubungan Terima Alokasi Dana Rp2,7 Triliun

SDMSabtu, 4 Oktober 2014
tomy2

JAKARTA (beritatrans.com) – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan menerima alokasi dana Rp2,7 triliun tahun 2015 mendatang. Alokasi dana kependidikan untuk BPSDM Perhubungan itu naik dibanding alokasi tahun 2014 sebesar Rp1,7 triliun.

“Ini satu kepercayaan dari pemerintah dan negara, sekaligus tantangan bagi kita jajaran BPSDM Perhubungan dan seluruh UPT terkait untuk mengoptimalkan dana tersebut guna mendidik dan mempersiapkan SDM transportasi yang unggul,” ujar Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo menjawab beritatrans.com di Jakarta, kemarin.

BPSDM Perhubungan dengan seluruh UPT dibawahnya harus mengoptimalkan peran dan fungsi mendidik dan mempersiapkan seluruh SDM transportasi termasuk mendidik aparat Kementerian Perhubungan di seluruh Tanah Air.

“Pembangunan infrastruktur transportasi seperti pelabuhan, bandara, terminal dan jalan serta jaringan kereta api (KA) harus didukung dengan pengadaan SDM yang unggul. Tapi, tidak semua itu mampu dilakukan BPSDM, karena ketebatasan dana serta SDM yang ada,” aku Tommy.

Setiap lembaga baik termasuk Pemda dan swasta jika membangun infrastruktur transportasi, wajib menyediakan SDM yang dibutuhkan. “Artinya, mereka juga harus mempunyai lembaga diklat sendiri, karena belum semua bisa disediakan pemerintah dengan dana APBN,” terang Tommy.

Komisi V DPR sudah menantang kita. “Pemerintah dan DPR sudah mengalokasikan dana lebih besar untuk pendidikan SDM transportasi yang unggul di masa depan. Masalah sekarang, berapa banyak SDM unggul yang bisa anda siapkan setiap tahun. Itu tantangan bagi kita,” kata Tommy menirukan.

“BPSDM Perhubungan dengan alokasi dana yang ada serta infrastruktur yang tersedia harus mampu bekerja optimal. Bagaimana mendidik dan mempersiapkan SDM transportasi yang unggul untuk kebutuhan masa depan yang lebih baik,” tegas Tommy.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari