Angkasa Pura 2

STTD Bekasi Kontrak Pembibitan SDM Transportasi dengan Pemda

SDMKamis, 9 Oktober 2014
zul tekenn

DENPASAR (beritatrans.com) – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi menjalin kerja sama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) transportasi darat dengan sejumlah pemda. Kerja sama ini ditandatangani Ketua STTD Bekasi, Zulmafendi dengan lima Bupati/ Walikota dalam Acara Rakornis Pusbang SDM Perhubungan Darat di Denpasar Bali Kamis (9/10/2014).

“Pemkab/ Pemkot yang menandatangani kerja sama kali ini adalah dengan Walikota Bau Bau Sulawesi Tenggara, Bupati Fak-Fak Papua, Bupati Tulang Bawang Lampung, Bupati Musi Banyuasin Sumatera Selatan, dan Wakil Walikota Lubuk Linggau Sumatera Selatan,” ujar Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo dalam sambutan dan membuka Rakornis Pusbang SDM Perhubungan Darat di Denpasar, Kamis.

Saat ini, tercacat ada 22 Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia yang menjalin kerja sama dalam bidang pengembangan SDM transportasi ini. Yang terbaru, kerja sama dengan lima Pemda tersebut. “Kerja sama dengan Pemda di bidang pembibitan SDM transportasi akan terus ditingkatkan. Tahun 2014 ini, ada 80 taruna dari programa pembibitan belajar di STTD Bekasi,” jelas Tommy didampingi Zulmafendi itu.

tommy selamat

Kementerian Perhubungan, lanjutnya, sudah memperoleh persetujuan Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi untuk melakukan program pembibitan SDM transportasi. “Pemda dipersilakan untuk merekrut dan ikut menyiapkan calon-calon aparat sejak dini. BPSDM Perhubungan akan menyeleksi dan mendidik mereka di kampus-kampus di lingkungan Kementerian erhubungan,” kata Tommy lagi.

“Untuk bisa ikut program pembibitan SDM transportasi tersebut, syaratnya Pemda harus menandatangani kerja sama dengan sekolah-sekolah di lingkungan BPSDM Perhubungan. Setelah taruna lulus mereka akan dikembalikan ke daerah dan Pemda yang akan merekrut dan mengusulkan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di daerah sesuai formasi dan kebijakan yang ada,” tambah Tommy.

Persetujuan Menpan dan Reformasi Birokrasi merupakan peluang dan kesempatan emas untuk mendidik dan mempersiapkan SDM transportasi yang unggul di masa mendatang. “Pemda mempunyai kesempatan untuk mengusulkan calon pembibitan sesuai kebutuhan. BPSDM Perhubungan akan menyeleksi dan didik mereka di kampus sesuai program studi masing-masing,” papar Tommy.

Ketua STTD Zukmafendi menambahkan, pola pembibatan SDM transportasi ini dilakukan untuk memenuhi formasi kebutuhan SDM perhubungan profesional khususnya transprotasi darat di daerah. “Pola pembibitan ini juga dimaksudkan untuk menyelaraskan kebutuhan SDM Perhubungan antara pemda dengan kalangan kampus sesuai kualifikai dan kebutuhan mereka,” kata dia.

zul bupati bau2

Tahun 2014 ini, sudah ada taruna peserta pembibitan yang belajar di STTD Bekasi. Mereka itu taruna beasiswa dan kiriman dari berbagai daerah di Indonesia. “Meski diakui, biaya pendidikan masih dominan dari BPSDM Perhubungan. Tapi sudah ada sharing dengan Pemda terkait, sesuai kemampuan mereka,” turur Zul.

Selama ini, alumni sekolah BPSDM Perhubungan ada yang belum terserap daerah meski hanya sedikit. Tapi ketimpangan tersebut perlu diperbaiki sehingga bisa memberikan hasil yang optimal dan ikut membangun daerahnya. “Perlu ada penyelarasan antara kebutuhan, pola dan sistem pendidikan dan penempatan atau penyerapan mereka di daerah masing-masing,” tandas dia.(helmi)

loading...