Angkasa Pura 2

Berburu Bebek Bengil dan Babi Guling

DestinasiSabtu, 11 Oktober 2014
Bebek-Bengil-Ubud

DENPASAR (beritatrans.com) – Bali sebagai pusat wisata dunia bukan hanya dikenal karena keindahan alam serta seni budaya warganya. Ragam kuliner Bali yang nikmat dan menggugah selera juga menjadi daya tarik bagi para wisatawan dunia.

Bebek Bengil adalah satu kuliner khas Pulau Dewata. Menu ini pertama kali diperkenalkan di Kampung Ubud ke seluruh dunia. Ke Bali belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi Bebek Bengil. “Itulah yang sering dicari wisatawan lokal atau asing saat ke Bali,” ujar pemandu wisata I Putu Tantra menjawab beritatrans.com di Bali, kemarin.

Bebek Bengil dalam bahasa Bali artinya bebek kotor atau butut. Sudah puluhan tahun Bebek Bengil menjadi menu unggulan Bali. Pertama, Bebek Bengil ada di Kampung Adat Ubud, Bali. Gerai Bebek Bengil makin banyak, termasuk “menu bebek” yang mirip-mirip dengan masakan khas Ubud tersebut.

bebekbengil menu1

Pria asal Singaraja Bali itu sudah puluhan tahun menjadi guide wisatawan sekaligus pramudi sebuah hotel ternama di Sanur Bali. Selama ini, wisatawan selalu menggandrungi Bebek Bengil itu. “Bebek Bengil merupakan menu khas Kampung Ubud. Menu khas ini mempunyai cita rasa serta cara penyajian khas budaya Bali. Bebek Bengil pertama kali ada di Kampung Ubud,” kata Tantra.

Kini banyak yang meniru dan memodifikasi menu berbahan baku bebek tersebut, namun nama Bebek Bengil tetap terkenal. Banyak menu lain yang mengambil nama mirip, seperti Bebek Indah, Bebek Tepi Sawah dan lainnya. “Semua menu Bali dari bebek. Tapi, soal rasa memang beda,” terang Tantra lagi.

“Kalo soal rasa dan kelezatan menu bebek tersebut akhirnya kembali ke masing-masing penikmatnya. Soal rasa, masing-masing orang mempunyai selera sendiri. Kini, kembali ke konsumen mau pilih menu yang mana? Yang jelas, menu khas bebek dari Bali tetap yang terbaik. Menu ini yang diburu banyak wisatawan lokal atau asing di Bali,” terang Tantra.

Sementara, menu lain yang juga diburu wisawatan asing adalah Babi Guling. “Menu ini banyak diminati wisman asal China, Hongkong dan Korea. Yang jelas, mereka yang nonmuslim yang mencari menu itu,” papar Tantra lagi.

Sama dengan Bebek Bengil, menu Babi Guling kini banyak bertebaran di seantero Bali. Cara masa dan penyajiannya, babi dibakar setelah dibumbui, kemudian dipotong kecil-kecil. Babi Guling ini bisa dimakan dengan lontong atau nasi. Bisa juga dengan menu lain untuk lebih menggugah selera.

“Menu Babi Guling yang terkenal milik Bu Oce, di Kampung Ubud. Dalam sehari Bu Oce bisa memotong 7-10 ekor babi. Dan semua itu habis dibeli konsumen,” tegas Tantra.(helmi)