Angkasa Pura 2

Parkir Progresif, Lalu Lintas di Jalan Sabang Makin Lancar

KoridorSenin, 13 Oktober 2014
parkir sabang

JAKARTA (beritatrans.com) – Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan Jakarta terus mencari terobosan baru untuk menekan kemacetan di beberapa ruas jalan di Ibukota. Jalan Sudirman-MH.Thamrin diberlakukan sistem three in one di pagi dan sore hari. Sistem tersebut akan terus dikembangkan ke ruas jalan lain di Jakarta.

Sejak bulan Oktober 2014, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan sistem jalan berbayar di Jalan Sabang. Bagi kendaraan yang masuk dan parkir di jalan itu akan dikenakan tarif Rp5.000 untuk satu jam pertama untuk mobil. Sedang sepeda motor dikenakan tarif Rp2000 per satu jam pertama.

“Tarif itu berlaku progresif dan semua pengguna jalan diminta menukar koin lima ratusan kepada petugas parkir yang berjaga disana. Selanjutnya, parkir akan dihitung per jam,”ujar Rahman, seorang petugas parkir kepada beritatrans di Jakarta, Minggu (12/10/2014) petang.

Sejak pemberlakukan sistem parkir baru tersebut, kemacetan di ruas Jalan Sabang jauh menurun. Waktu makan siang sampai sore bahkan malam biasanya banyak pengguna kendaraan parkir mobil atau sepeda motor di sini.

“Dengan sistem baru serta tarif parkir progresif, jumlah mereka berkurang. Arus lalu lintas di Jalan Sabang lebih lancar dan parikirnya lebih tertib,” papar Rahman lagi.

Tapi bukan berarti tanpa masalah. Pedagang di sepanjang Jalan Sabang menjadi sepi. “Karena tarif parkir mahal di Jalan Sabang, pelanggan kami turun. Kalaupun ada, mereka parkir di tempat lain baru jalan kaki kemari,” tutur Nita, seorang sales promotion girl (SPG) di Jalan Sabang.

“Jalan Sabang biasanya ramai pada waktu makan siang sampai malam. Bukan hanya yang mau makan dan beli peralatan kantor, tapi juga mereka yang sengaja datang untuk main ke Jalan Sabang. Jumlah mereka itu yang kini turun,” tandas Nita.(helmi)

loading...