Angkasa Pura 2

Patroli Maritim Tekan Aksi Pembajakan Kapal di Indonesia

DermagaRabu, 15 Oktober 2014
Faysal Ahmed, Barkhad Abdi, Barkhad Abdirahman, Mahat Ali,

LONDON (beritatrans.com) – Walaupun di Asia Tenggara jumlah aksi pembajakan kapal terus meningkat, namun di perairan Indonesia justru merosot jumlahnya.

Data triwulan ketiga tahun 2014 itu diungkapkan Dryad Maritime, perusahaan Inggris, yang bergerak di bidang pelayanan maritime intelligence. Demikian marinelink.com memberitakan, kemarin.

Di Asia Tenggara pada periode hingga triwulan ketiga tahun ini tercatat sudah terjadi 30 kasus pembajakan kapal kargo. Ian Millen, Kepala Operasi Dryad Maritime, mengutarakan padahal pada tahun 2013 hanya terjadi sembilan aksi pembajakan.

Angka kontras diperlihatkan data kasus di perairan Indonesia. Pada tahun 2013 terjadi 18 kasus pembajakan. Angka itu merosot pada tahun 2014, yang hanya terjadi lima kasus pembajakan. Aktifnya patroli maritim oleh pihak berwenang di Indonesia sebagai penyebab efektif merosotnya aksi pembajakan.

Mengenai kecenderungan aksi pembajakan global, Ian Millen mengemukakan terjadi penurunan 27 persen dari twiruan kedua dibandingkan triwulan ketiga tahun 2014. (sofie).