Angkasa Pura 2

Djoko Setijowarno: 16 Kota di Indonesia Sudah Memiliki BRT

KoridorKamis, 16 Oktober 2014
BRT di Jakarta

JAKARTA (beritatrans.com) – Sedikitnya ada 16 kota di Indonesia yang sudah mengembangkan transportasi umum bus rapit transit (BRT). Meski dalam perkembangannya belum menunjukkan hasil yang signifikan mengatasi masalah transportasi kota. Ide pembangunan BRT ini sudah dilakukan di Jakarta sebagai Ibukota Negara, yaitu dalam bentuk Bus Trans Jakarta yang dioperasikan satu BUMD itu.

“Tapi ide membangun BRT jelas lebih baik dan efisien untuk menyediakan angkutan umum bagi rakyat di masa mendatang,” ujar pakar Transportasi Unika Soegijapranata Semarang, Ir.Djoko Setijowarno kepada beritatrans.com di Jakartam Kamis (16/10/2014).

BRT itu terbanyak berada di Indonesia Barat. Sejauh ini masih terdapat sejumlah terkendala untuk mengembangkan BRT di daerah, terutama kesadaran kepala daerah yang masih sekedar perhatian pada keberadaan transportasi umum yang sehat bagi warganya,” kata Djoko.

Meski sudah diamanatkan ada kewajiban Pemda pada UU No. 22/2009 tentang LLAJ pasal 139. Tapi, faktanya, belum sepenuhnya hal itu menjadi landasan kerja, minimal masuk dalam RPJMD. Beberapa Pemda justru belum memikirkan membangun BRT untuk rakyatnya.

“Kota-kota di Kawasan Indonesia Timur (KTI), khususnya di Papua dan Papua Barat dalam 5 tahun ke depan (2014-2419) sudah mempunyai BRT, yakni Sorong, Manokwari, Fak-Fak (Papua Barat). Jayapura, Merauke, Mimika, Nabire (Papua),” papar Djoko yang juga Ketua Lab Transportasi.

Selanjutnya, kota lain juga membangun BRT yaitu di Kupang, Mataram (Nusa Tenggara). Kota-kota tersubut dapat menjadi perhatian Pemerintah mendatang agar tidak seperti kota-kota lain yang sudah parah kondisi transportasinya.

“Setidaknya 5 tahun ke depan bisa mencapai 200 kota yang sudah mempunyai BRT. Pemeritah juga dapat meluncurkan DAK Transp Umum sebagai bentuk kewajiban pemeritah terhadap warganya dalam pemenuhan kebutuhan mobilitas murah,” tegas Djoko.(helmi)