Angkasa Pura 2

Tommy: 40 Pegawai Ditjen Perhubungan Laut Dididik Sebagai Pelaut

SDMJumat, 17 Oktober 2014
IMG_20140915_113605_edit1

JAKARTA (beritatrans.com) – Sebanyak 40 pegawai Ditjen Perhubungan Laut mengikuti pendidikan kepelautan. Setelah menjalani pendidikan selama empat tahun, mereka akan ditempatkan di kapal-kapal patroli KPLP.

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan, Wahju Satrio Utomo, mengemukakan puluhan pegawai berusia muda tersebut merupakan lulusan SLTA, yang mengikuti seleksi untuk dididik sebagai pelaut.

“Rekrutmen tenaga pelaut dari internal Ditjen Perhubungan Laut didasari oleh kebutuhan tenaga pelaut untuk memperkuat operasional kapal-kapal patroli Ditjen Perhubungan Laut. Selama ini, pelaut lulusan dari lembaga pendidikan di lingkungan BPSDMP, enggan untuk menjadi PNS. Mereka memilih kerja di kapal, terutama kapal asing,” ujarnya.

Kepada beritatrans.com, Jumat (17/10/2014), pejabat yang akrab dipanggil Pak Tommy itu mengutarakan rekrutmen tersebut semacam crash program dengan memberikan kesempatan kepada pegawai untuk dididik sebagai pelaut di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang.

Untuk mengikuti pendidikan, dia menegaskan seluruh biaya ditanggung oleh negara. “Begitu pula hak-hak mereka selaku PNS tetap diberikan selama pendidikan,” ujarnya.

Pegawai dididik dengan dua konsentrasi keahlian yakni teknika dan nautika. Di antara mereka nantinya bisa menjadi nakhoda kapal-kapal patroli Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP).

Setelah lulus, Tommy menyatakan golongan kepegawaian mereka juga otomatis naik. “Mereka tidak lagi golongan II, tetapi melompat menjadi golongan III,” tuturnya. (awe).

loading...