Angkasa Pura 2

Pesawat Tabrak Mobil Pembersih Salju, CEO Total Tewas

KokpitRabu, 22 Oktober 2014
CEO Total

MOSKOW (beritatrans.com) – Christophe de Margerie, CEO dan Komisaris Utama perusahaan minyak Total, tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat di Rusia, Senin (20/10/2014) malam. Pesawat jet bisnis yang ditumpanginya menabrak mobl pembersih salju sesaat setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Vnukovo, Moskow.

“Total, dengan penuh kesedihan yang mendalam, mengkonfirmasi bahwa CEO Christophe de Margerie meninggal dunia pada pukul 22.00 waktu Paris dalam sebuah kecelakaan pesawat pribadi di Airport Vnukovo di Moskow, setelah bertabrakan dengan sebuah mesin pembersih salju,” demikian pernyataan Total dalam siaran persnya, Selasa (21/10/2014).

Selain De Margerie, kecelakaan itu juga menewaskan tiga awak pesawat.

Kantor Berita Reuters melansir, insiden terjadi saat pesawat jet Dassault Falcon yang membawa de Margerie sedang lepas landas untuk penerbangan ke Paris, beberapa menit sebelum tengah malam di Moskow. De Margerie yang berusia 63 tahun berada di Moskow untuk membicarakan investasi di Gorki dengan pemerintah Rusia.
 
Margerie selama ini dikenal sebagai sosok yang membela Rusia dan kebijakan energinya, di tengah konflik dengan Ukraina. Kepada Reuters Margerie pernah mengatakan bahwa Eropa harus berhenti berusaha menghentikan ketergantungan pada gas Rusia dan berfokus mengamankan pengiriman pasokan gas.

De Margerie menjadi CEO di perusahaan minyak Prancis itu sejak Februari 2007. Pada Mei 2010, tanggung jawabnya semakin besar setelah diangkat menjadi Komisaris Utama. Sebelumnya dia pernah memimpin divisi eksplorasi dan produksi.

Dengan kumisnya yang tebal dan gaya bicaranya yang blak-blakan, membuat Margerie jadi sosok yang mudah dikenali di antara para bos perusahaan minyak dunia. Dia lulus dari sekolah bisnis Ecole Superieure de Commerce di Paris.

Di Indonesia Total ada sejak 1968 melalui Total E&P Indonesie (TEPI) yang beroperasi di Blok Mahakam di Kalimantan Timur. TEPI menjadi produsen gas terbesar di Indonesia sejak 2000 dan dan saat ini mencakup 82 persen dari pasokan LNG Bontang Plant.

Sampai 2012, Total memperluas area operasinya di kawasan Mahakam dan punya saham di 15 blok. Di sektor hilir, Total beroperasi sejak 2003 melalui PT Total Oil Indonesia (TOI) yang memasarkan oli bermerek Total dan Elf. Pada 2007 TOI terjun ke bisnis bahan bakar konsumer dan ritel. 

Total SA merupakan perusahaan kedua terbesar Prancis dengan nilai pasar mencapai 102 triliun euro. Perusahaan minyak terbesar keempat itu juga menjadi salah satu investor paling besar di Rusia.(aliy)