Angkasa Pura 2

Bos Susi Air Kelahiran Pangandaran Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan

Kelautan & PerikananSenin, 27 Oktober 2014
Susi Pujiastuti_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Bos Susi Air dan pengusaha perikanan terkenal di tanah air, Susi Pujiastuti menjadi salah satu diantara 34 menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo yang diumumkan pada Minggu (26/10/2014). Susi terpilih menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan setelah sebelumnya digadang-gadang sebagai calon kuat Menteri Pariwisata.

“Beliau dalah wirausahawati, pekerja keras, mulai dari nol, jualan ikan. Beliau berhasil mensinergikan sektor perhubungan dan kemaritiman. Saya yakin akan ada terobosan di bidang kelautan dan perikanan,” kata Jokowi saat mengumumkan kabinetnya.

Susi lahir di Pangandaran, Jawa Barat, 15 Januari 1965 dari pasangan H Suwuh dan Hj Lasminah yang berasal dari Jawa Tengah. Tetapi sudah lima generasi lahir dan hidup di Pangandaran. Keluarga Susi adalah saudagar sapi dan kerbau. Sedangkan kakek buyutnya Haji Ireng dikenal sebagai tuan tanah.

Susi hanya memiliki ijazah SMP. Setamat SMP ia sempat melanjutkan pendidikan ke SMA. Namun, di kelas II SMAN Yogyakarta dia berhenti sekolah karena dikeluarkan. Drop out dari sekolah kemudian Susi membuka usaha sebagai pengepul ikan di Pangandaran dengan modal awal Rp750 ribu, hasil menjual perhiasannya.

Usahanya terus berkembang hingga pada 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek Susi Brand.
Ketika bisnis pengolahan ikannya meluas dengan pasar hingga ke Asia dan Amerika, serta dukungan dari suaminya, Christian von Strombeck, seorang Jerman yang lama bekerja sebagai mekanik pesawat dan pilot di Indonesia, Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp20 Miliar menggunakan pinjaman bank pada 2004.

Pesawat Cessna tersebut kemudian menjadi cikal bakal ekspansi usahanya ke bidang penerbangan dengan mendirikan PT. ASI Pudjiastuti Aviation.

Hingga awal tahun 2012, Susi Air memiliki 46 pesawat dengan berbagai tipe seperti Cessna Grand Caravan, Pilatus PC-06 Porter dan Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 179 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 Miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.

Pada tahun 2008 ia mengembangkan bisnis aviasinya dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School.

Susi menerima banyak penghargaan antara lain Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005, serta Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia. Tahun 2006, ia menerima Metro TV Award for Economics, Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia Berprestasi Award 2009 dari PT Exelcomindo. (aliy)

loading...