Angkasa Pura 2

Susi Pudjiastuti

Lulusan SMP, Saudagar Ikan, Bos Pesawat, Lalu Jadi Menteri

Kelautan & PerikananSenin, 27 Oktober 2014
susi pesawat

JAKARTA (beritatrans.com) – Susi Pudjiastuti adalah sosok pelaku dan pemilik maskapai penerbangan nasional, Susi Air yang handal dan ulet. Dia juga mempunyai sekolah penerbangan yang berbasis di Pangandaran Jawa Barat.

Susi membangun usahanya sejak nol, bahkan dia sendiri turut menerbangakan pesawatnya jika memang dibutuhkan. Kini wanita lulusan SMP itu dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Susi Pudjiastuti sebenarnya adalah pengusaha dan pemilik maskapai penerbangan Susi Air yang cukup sukses. Data yang dihimpun pers menyebutkan, Susi Air adalah maskapai penerbangan Indonesia yang dioperasikan PT ASI Pujiastuti Aviation dengan penerbangan berjadwal dan charter. Berkantor-pusat di Pangandaran, Jawa Barat.

Susi Air beroperasi dari tujuh pangkalan utamanya di Medan, Jakarta, Balikpapan, Kendari, Bandung, Cilacap, dan Sentani. Tetapi maskapai ini masih terdaftar pada daftar maskapai penerbangan yang belum diizinkan terbang di kawasan Uni Eropa.

Susi Air awalnya didirikan untuk mengantarkan muatan perikanan milik perusahaan lain Susi, PT ASI Pudjiastuti. Gempa bumi Samudera Hindia 2004 yang terjadi di pesisir barat Sumatra beberapa saat setelah dua pesawatCessna Grand Caravan pertama Susi Air dipesan, langsung digunakan untuk membantu pengiriman peralatan dan obat-obatan bagi regu penolong.

Pada tahun 2005, pesawat Grand Caravan ketiga bergabung dengan armada Susi Air sehingga Susi Air dapat memulai penerbangan berjadwal dari Medan. Selanjutnya selain beberapa Grand Caravan tambahan, Diamond Twin Star, Pilatus Turbo Porter dan Diamond Diamond Star pun ditambahkan ke dalam armada Susi Air. Pada Juni 2009, Susi Air mengumumkan bahwa mereka telah memesan 30 pesawat Grand Caravan di Paris Air Show.[ Bulan berikutnya, Piaggio Avanti pertama Susi Air mulai digunakan.

Ditanya jurus sukses mengembangkan usaha penerbangan dan perikanan, Susi menjawab, semua yang terjadi di kehidupannya begitu cepat, sehingga yang dibutuhkan hanyalah bekerja keras. “Saya tidak punya banyak pilihan, lulusan SMP memangnya mau jadi apa?” ujar ibu dari dua anak ini sambil tertawa.

Tapi berkat kerja kerasnya, Susi Air bukan hanya suskes untuk dirinya. Tapi juga mampu mebawa seluruh karyawannya baik di sektor penerbangan atau perikanan sukses membina hidup dan kesejahteraan keluarganya. “Berbisnis bukan semata demi mencari keuntungan, tapi juga berbuat banyak kebajikan dan hal positif untuk pihak lain,” katanya serius.

Susi sering mengajak anak-anak kecil, nenek-nenek, dan orang-orang kampung yang biasanya melihat dari pagar bandara untuk penerbangan hiburan (joy flight). “Mata mereka berkaca-kaca, giving miracle sama orang, itu bagi saya personal satisfaction,” jelas perempuan pecinta tari Salsa ini.

Dengan pesawat-pesawat yang dimilikinya, Susi mengaku biasa memberikan bantuan jasa kemanusiaan kepada sesama, seperti menyalurkan makanan, bantuan kesehatan, dan pendidikan bagi masyarakat yang berada di daerah terisolir atau pun terkena bencana.(helmi/awe)

loading...