Angkasa Pura 2

Pusdikif TNI AD Pilihan Banyak Instansi Pendidikan di Indonesia

SDMKamis, 30 Oktober 2014
Tommy dan pelatih

BANDUNG (beritatrans.com) – Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif), Pusat Perenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD Bandung menjadi pilihan banyak lembaga pendidikan  dan instansi pemerintah dan BUMN untuk mendidik dan membentuk karakter taruna atau pegawainya.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan dans sekolah transportasi di dibawahnya sering bekerja sama mendidik taruna dan pembinanya di Pusdikif. Mulai tahun 2015, BPSDM Perhubungan akan mendidik tarunanya selama sebulan untuk   masa dasar pembentukan kharakter mereka.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Pertamina dan instansi lain sering berkerja sama dengan Pusdikif  untuk membentuk kharakter taruna atau pegawainya. BUMN seperti PT Pertamina, PT Telkom,Tbk dan PT Jasa Raharja juga mengirim para calon pegawai (capeg) untuk mendapatkan pendidikan dan pembenuksn kharakter  di Pusdikif TNI AD Bandung.

“Pusdikif memiliki fasilitas yang cukup serta pembina dan pelatih yang ahli di bidangnya. Kapasitasnya besar, bisa menampung sampai 2000 siswa lebih untuk setiap angkatan. Pusdikif sudah terlatif dan mempunyai track record yang baik dan mendidik dan membentuk kharakter taruna,” kata Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo menjawab beritatrans.com di Bandung, kemarin.

“BPSDM Perhubungan sudah lama menjalin kerja sama dengan Pusdikif TNI AD di Bandung. Kita tinggal melanjutkan, hasilnya sudah jelas dan teruji, untuk diklat dasar taruna bahkan diklat wajib aparatur” kata Tommy.

Kelas terbuka

Yang juga perlu diperhatikan, Pusdikif mampu menampung siswa dalam jumlah besar. Ruang kelas, fasilitas pendidikan dan latihan serta personel pelatihnya cukup. “Ini pilihan terbaik  yang bisa dilakukan BPSDM Perhubungan  dengan hasil cukup baik,” tandas Tommy.

Data yang dihimpun beritatrans.com menyebutkan, Pusdikif TNI AD mempunyai tiga lokasi pendidikan dan latihan (diklat), masing-masing di Pusdikif Bandung Jalan Riau, Pusdikif Cimahi, dan  Pusdikif Cipatat Bandung Barat.

“Diklat Pusdikif mempunyai fasilitas diklat lengkap,  termasuk area halang rintang, lapangan sepak bola sekaligus untuk tempat upacara. Ruang kelas dan barak siswa yang mampu menampung sampai 3.000 orang sekaligus. Pusdikif mempunya pelatih dan instruktur dengan berbagai spesialisasi dan pendidikan kecabangan infanteri,” kata Danlat Pusdikif Letkol Davit.

Dikatakan, Pusdikif Bandung untuk mendidik siswa perwira atau taruna, Pusdikif Cimahi untuk mendidik siswa bintara dan tamtama, Sedang Pusdikf Cipatat untuk tempat praktek  yang di ata lahan selas 100 ha lebih yang dibagi menjadi beberapa zona, mulai markas komando, barak siswa, lapangan, track jalan kaki dan lapangan tembak untuk siswa.(helmi)