Angkasa Pura 2

400 Km KA Jalur Ganda Selatan Jawa Segera Dikerjakan

EmplasemenSenin, 3 November 2014
ilustrasi-kereta-api selatan Jawa

JAKARTA (beritatrans.com) – Pembangunan kereta api (KA) double track atau jalur ganda selatan Jawa akan segera lakukan. Proyek sepanjang 400 km lebih melintasi beberapa kota mulai Purwokwerto-Yogyakarta-Solo-Madiun-Surabaya itu akan dibiayai dengan APBN. Saat ini, proyek yang sedang dibangun jalur ganda Cirebon-Purwokerto segera selesai sebelum akhir tahun 2014.

“Sampai 2016-2017 mendatang jalur ganda lintas seletan Jawa sudah jadi dan bisa dioperasikan. Kita berharap, menggunakan tenaga kerja dan komponen lokal yang besar. Peran serta PT LEN Indonesia diharapkan bisa berpartisipasi lebih besar,” kata Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI Hermanto Dwiatmoko menjawab bertatrans.com di Jakarta, Jumat (31/10/2014) malam.

Pembangunan KA double track jalur selatan Jawa sudah masuk program revitalisasi sektor perkeretaapian Kemenhub. Sebelumnya, KA jalur ganda di utara Jawa sudah selesai dan dioperasikan. Volume barang dan penumpang yang bisa diangkut KA naik cukup signifkan.

“Untuk jalur selatan, proyek jalur ganda baru sampai ruas Cirebon-Purwokerto. Kini, pembangunan tranck amsih tersisa sekitar 40 km. Sebelum akhir tahun 2014 diharapkan sudah selesai dan bisa segera dioperasikan,” kata Hermanto.

Proyek jalur ganda selatan Jawa tersebut untuk pekerjaan persignalan digarap PT LEN Indonesia. “Kerja sama dengan LEN bukan hanya sekali. Ke depan masih banyak lagi yang akan digarapnya, meski harus tetap melalui proses tender yang baik dan terbuka,” papar Hermanto.

Frekuensi perjalanan KA di selatan jawa makin meningkat, baik jarak jauh atau menengah. Beberapa KA eksekutif seperti KA Purwojaya, KA Taksaka, KA Argo Lawu dan beberapa KA tujuan Jawa Timur juga melalui jaur selatan Jawa.

“Jika jalutr ganda KA selatan Jawa sudah selesai, maka waktu tempuh makin pendek. Kapasitas makin besar dan frekuensi perjalanan KA bisa ditingkatkan lagi,” papar Dirjen.

Proyek KA tersebut semua dilakukan untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Oleh karena itu, semua pihak terkait baik PT LEN sebagai kontraktor persignalan, KAI sebagai operator KA dan warga masyarakat bisa mendukung sepenuhnya.

“Untuk rakyat dan bangsa, perlu dukungan semua pihak. Proyek tersebt dibangun dengan uang APBN dan digunakan untuk melayani rakyat. Proses distribusi barang dan jasa dengan KA makin cepat dan baik. Pada saatnya nanti, kesejahteraan rakyat yang lebih baik bisa diwujudkan,” tegas Dirjen.(helmi)