Angkasa Pura 2

BMKG Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi

Kelautan & PerikananSenin, 3 November 2014
Gelombang Tinggi

PADANG (beritatrans.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang, Sumatera Barat, mengimbau nelayan di daerah itu mewaspadai tinggi gelombang laut yang mencapai 2,5 meter.

“Selama lima hari ke depan, gelombang laut masih cukup tinggi, kami mengimbau nelayan untuk tidak memaksakan pergi ke laut, karena cukup berbahaya,” kata Kepala Seksi Observasi BMKG Ketaping, Budi Samiaji di Padang, Senin (3/11/2014).

Ia mengatakan, angin dari tenggara menuju barat laut dengan kecepatan 8- 40 kilometer perjam menjadi salah satu pemicu tinggi gelombang.

Dikatakannya, di perairan laut Mentawai, Sumbar, tinggi gelombang mencapai dua meter, sementara itu di perairan barat Mentawai tinggi gelombang laut mencapai 2,5 meter.

Selain itu, curah hujan tinggi sejak dua hari lalu sampai lima hari kedepan juga menjadi penyebab tinggi gelombang laut Samudera Hindia.

Budi mengatakan, intensitas hujan di daerah itu diprediksi akan terus terjadi sampai pertengahan Desember.

“Potensi hujan akan terjadi di beberapa daerah di Sumbar,” katanya seperti di lansir Antara.

Sementara itu, salah seorang nelayan di Pesisir Pantai Bungus, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Nardi(42) mengaku sejak dua tiga hari tidak pergi melaut.

“Cuaca tidak menentu, gelombangnya juga tinggi kami tidak mungkin melaut dengan keadaan cuaca seperti itu,” kata Nardi.

Untuk mengisi waktu luang, ia dan teman-temanya hanya memancing ikan ditepi laut, meskipun hasilnya tidak memadai.

Selain itu, memperbaiki alat tangkap dan mesin kapal juga menjadi pengisi kegiatan selama tidak melaut. (aliy)