Angkasa Pura 2

Pangkalan PLP Tanjung Uban Siap Amankan Pelayaran Sektor B

DermagaSelasa, 4 November 2014
IMG_00000499_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yang berpangkalan di PLP Kelas 2 Tanjung Uban, Kepulauaan Riau (Kepri) siap melakukan pengamanan pelayaran sektor B, yakni dari mulai ujung pulau Sumatera (Aceh), selat Singapura, sebagian Pulau Kalimantan (perairan sebelah barat Kalimantan) termasuk perairan Pulau Natuna di laut China Selatan hingga perairan Provinsi Jambi.

“Tidak kurang darai 95.000 kilometer garis pantai yang kami siap jaga. Termasuk menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran di Selat Singapura sebagai selat tersibuk kedua di dunia,” kata Pelaksana Harian Komandan Pangkalan PLP Kelas 2 Tanjung Uban, Harry Priambodo kepada beritatrans.com.

Harry mengatakan, sebagai pengemban amanat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 65 Tahun 2002, KPLP Tanjung Uban diberi tanggung jawab untuk menegakkan berbagai peraturan dan perundang-undangan di bidang pelayaran, terutama aspek keselamatan dan keamanan pelayaran yang mengacu kepada aturan-aturan dari International Maritime Organization (IMO).

“Seperti pemberian bantuan pencarian dan pertolongan musibah di laut, penanggulangan kebakaran dan pencemaran, dan pengamanan dan pengawasan sarana bantu navigasi pelayaran,” ujar Kepala Tata Usaha Pangkalan PLP Tanjung Uban ini.

Untuk memastikan keselamatan dan keamanan di wilayah kerjanya tersebut, PLP Tanjung Uban menyiagakan kapal-kapal patrolinya di pos-pos terluar seperti di Pulau Pangkit, Pulau Buru, Pulau Buluh, dan di perairan Telaga Punggur yang berdekatan denan selat Singapura.

“Dengan penempatan kapal-kapal patroli di pos-pos terluar tersebut, kami bisa mencapai lokasi kejadian tidak lebih dari satu jam,” ujarnya. (aliy)