Angkasa Pura 2

Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Minerba Rp1,5 Miliar

DermagaThursday, 6 November 2014

JAKARTA (beritatrans.com) – Upaya penyelundupan 37 kontainer minerba (bijih krom, nikel, bijih tembaga dan zeolit) digagalkan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok.

Kepala KPU BC Tanjung Priok, B Wijayanta kemarin mengatakan minerba senilai Rp1,6 miliar ini akan diselundupkan ke Malaysia dan China.

Modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku dengan cara melaporkan dalam dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) bahwa barang yang akan diekspor menggunakan CV JGL, PT SJG dan PT SMG tidak sesuai dengan kenyataan.

Misalnya, kata Wijayanta, dalam PEB dilaporkan 18 kontainer berisi barang berupa Zinc dust ternyata bijih krom seberat 486.000 kg. Dalam PEB lain disebut. 14 kontainer barang berupa split stone ternyata bijih nikel seberat. 286.170 kg.

Dua kontainer lagi dalam PEB dilaporkan dispresant triest dan yorit BA ternyata berisi pasir mineral bijih tembaga seberat 31.400 kg dan tiga kontainer lainnyq dilaporkan berisi fees suplement ternyata berisi aluminosilicate (zeolit alam) seberat 73.500 kg.

Menurut Peraturan Menteri Perdagangan No 52 M-DAG/PER/8/2012 tentang ketentuan ekspor produk pertambangan: bijih krom , nikel, tembaga dan zeolit eksportasinya hanya dapat dilakukan oleh perusahaan ET-Pertambangan. Sementarta para pelaku eksportasi ilegal ini masih diburu petugas. (wilam)